Banca d’Italia merilis instruksi langsung pada 7 September 2026 bagi seluruh penyedia layanan aset kripto (CASP) yang beroperasi di wilayah Italia. Setiap transfer kripto yang diproses oleh platform pertukaran wajib disaring menyeluruh terhadap daftar sanksi yang berlaku, tanpa melihat seberapa kecil nilai transaksinya. Bank sentral dengan tegas melarang para penyedia layanan menetapkan ambang batas minimum dalam sistem penyaringan mereka. Ketentuan baru menuntut sistem pengawasan mampu mendeteksi transfer senilai 1 euro sekalipun tanpa pandang bulu.
Pengingat kewajiban hukum ini sejatinya berpijak pada regulasi yang sudah berlaku mengikat sejak 30 Desember 2025. Kerangka dasarnya mengacu langsung pada pedoman dari Otoritas Perbankan Eropa (EBA) yang mengatur kewajiban pembentukan kebijakan internal, prosedur, dan kontrol pelaksanaan langkah-langkah pembatasan tingkat Uni Eropa. Bank sentral Italia sendiri resmi mengadopsi panduan EBA lewat penerbitan Nota No. 52 yang ditandatangani pada 19 Mei 2025.
Membidik Taktik Pemecahan Transaksi Kripto
Untuk menangkal risiko pelarian dana, langkah bank sentral langsung membidik taktik penataan transaksi atau praktik “structuring”. Entitas yang masuk dalam daftar sanksi sering kali mengelabui radar pengawasan dengan memecah transfer bernilai besar menjadi rangkaian panjang transaksi berskala kecil. Lewat kewajiban penyaringan pada setiap nominal uang mulai dari pecahan terkecil, celah bagi aktor tersanksi untuk memindahkan aset mereka melintasi batas negara Italia kini tertutup rapat.
Sebagai jalan keluar untuk menangani arus transfer tanpa batas bawah, otoritas mengizinkan perusahaan kripto untuk mengandalkan sistem otomatisasi operasional. Sistem terkomputerisasi bertugas mengambil peran pemindaian cepat secara harian untuk mencocokkan ribuan identitas pelanggan beserta aliran transaksi per detiknya dengan basis data sanksi terkini dari Eropa. Proses peninjauan manual baru berjalan ketika algoritma mendeteksi adanya potensi kecocokan identitas atau dompet yang butuh konfirmasi staf analis kepatuhan.
Pengecualian Waktu yang Tak Berlaku untuk Kripto
Beda jenis layanan keuangan, beda pula standar kepatuhan yang dituntut oleh otoritas Italia. Pada fasilitas transfer instan, institusi perbankan tradisional masih berhak menggunakan kelonggaran berupa izin untuk menyaring seluruh basis nasabah mereka sekali saja dalam sehari. Namun, pengecualian batas waktu peninjauan sanksi dipastikan tidak berlaku sedikit pun bagi ekosistem aset digital.
๐ Baca JugaWarga Prancis Putar Aset Kripto $9,4 Miliar Setahun - Tapi Ujian Sebenarnya Datang September 2027 Lewat Aturan DAC8
Penegasan kewajiban pengawasan turun di tengah melambatnya proses legalisasi pemain industri kripto di daratan Eropa. Tenggat masa transisi regulasi MiCA telah berlalu, tetapi lebih dari 1.000 perusahaan penyedia kripto yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Eropa (EEA) tercatat masih belum mengantongi lisensi sah untuk beroperasi penuh. Banca d’Italia memastikan bahwa urusan penegakan sanksi berdiri mutlak terpisah dari izin operasional MiCA, sehingga memiliki status legal Uni Eropa tidak meringankan beban penyaringan transfer harian di jaringan blockchain.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Kripto Beku di Bursa Bangkrut Tetap Wajib Lapor - Putusan Baru Korea Selatan Ikat Para Korban
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




