๐Ÿ“… Jumat, 4 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Coinbase Bawa Perpetual Saham ke AS - Uji Langsung Yurisdiksi Ganda SEC dan CFTC

Coinbase Bawa Perpetual Saham ke AS - Uji Langsung Yurisdiksi Ganda SEC dan CFTC

Coinbase melempar dua berkas registrasi ke meja Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) pada 1 September 2026. Dokumen pendaftaran Form 1-N diajukan oleh entitas Coinbase Derivatives LLC, sementara berkas Form BD-N diserahkan melalui perusahaan Coinbase Financial Markets Inc.

Tujuan penyerahan dua dokumen itu mengerucut pada satu target: membawa kontrak perpetual saham tunggal ke pasar Amerika Serikat. Instrumen bernama single-stock perpetual contracts ini adalah produk derivatif yang nilainya terikat pada satu saham individual tanpa memiliki tanggal kedaluwarsa. Dalam rancangan pengajuan ini, Coinbase Derivatives beroperasi sebagai bursa tempat kontrak dicatatkan. Sementara itu, Coinbase Financial Markets bertindak sebagai perantara broker-dealer bagi nasabah.

Yurisdiksi Ganda di AS

Keputusan membawa perpetual ke AS membuat Coinbase berhadapan dengan dua lembaga berbeda. Instrumen derivatif ini berada di bawah yurisdiksi ganda SEC dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC). Coinbase menyatakan akan berkoordinasi dengan kedua instansi sebelum produk baru mereka mendapat lampu hijau.

Hingga saat ini, pihak Coinbase belum mengumumkan jadwal pasti kapan perdagangan derivatif saham ini dibuka untuk publik AS. Mereka juga menahan daftar saham apa saja yang akan dipakai sebagai aset dasar. Ekspansi derivatif ini diumumkan satu hari sebelum peluncuran 23 produk futures kripto di pasar Kanada pada 2 September.

Berkaca dari Pasar Internasional

Di luar AS, produk perpetual saham ini sudah berjalan di bawah kendali Coinbase sejak Maret 2026. Bursa internasional mereka kini memperdagangkan kontrak saham Apple, Microsoft, Alphabet, Amazon, Nvidia, Meta, dan Tesla. Selain melayani saham tunggal, platform mereka juga menampung kontrak perpetual untuk ETF pasar seperti SPY dan QQQ.

Aturan perdagangan internasional ini mengizinkan trader memakai leverage hingga batas 10x untuk saham individual, dan 20x khusus untuk ETF. Seluruh penyelesaian akhir pada perdagangan derivatif ini murni menggunakan USDC. Volume harian divisi derivatif Coinbase juga tinggi. Perputaran Coinbase Derivatives berada di kisaran $1,75 miliar tiap 24 jam, sementara bursa luar mereka Coinbase International Exchange menembus volume $9,7 miliar.

Konteks Sengketa Hukum

Pengajuan registrasi Coinbase masuk persis di tengah pertarungan hukum terpisah yang melibatkan CFTC. Proposal ini diserahkan ketika CFTC tengah bersengketa hukum dengan bursa CME Group. Inti perselisihan keduanya berpusat pada bagaimana instrumen perpetual futures diklasifikasikan dalam buku hukum AS.

Standard Chartered Buka Trading Bitcoin Institusional di UEA - Nasabah Bebas Simpan Aset di Luar Bank๐Ÿ“Œ Baca JugaStandard Chartered Buka Trading Bitcoin Institusional di UEA - Nasabah Bebas Simpan Aset di Luar Bank

Langkah Coinbase menambah daftar perusahaan yang menguji batas aturan derivatif di AS. Hasil dari pengajuan ini akan menentukan apakah kontrak tanpa batas waktu bisa beroperasi resmi di bawah aparat hukum Amerika Serikat.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula

Baca juga: Backpack US Tarik Mantan Ketua SEC dan Pentolan Solana ke Dewan - Bersiap Jembatani Saham Tradisional


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share