DefiLlama menunda peluncuran aplikasi mobile resmi mereka selama berbulan-bulan hanya demi satu alasan: menunggu Apple membersihkan aplikasi tiruan dari App Store. Pendiri pseudonim DefiLlama, 0xngmi, menegaskan langkah ini lewat unggahannya di X. Timnya memilih menahan rilis resmi agar tidak ada pengguna yang terkecoh dan menjadi korban penipuan aplikasi palsu yang telanjur beredar.
Proses pembersihan ini jauh dari kata instan. Tim DefiLlama harus berjuang selama berbulan-bulan meminta Apple menghapus satu aplikasi berbahaya yang mencatut nama mereka. Perusahaan pembuat iPhone itu lambat bertindak, dan baru bergerak membersihkan toko aplikasinya dalam hitungan hari setelah tim DefiLlama menyodorkan bukti telak: dokumentasi sebuah dompet kecil yang telah dikuras habis oleh peretas.
Lambatnya Respons App Store
Insiden ini kembali menyoroti celah sistem moderasi di platform distribusi besar yang terus dimanfaatkan oleh penipu kripto. Lambatnya Apple merespons laporan pengembang memicu frustrasi, mengingat satu aplikasi tiruan bisa mengosongkan aset pengguna dalam hitungan detik. Isu kegagalan penyaringan ini sedang viral, sejalan dengan tren pencarian teratas Google yang menyoroti gugatan kelompok terhadap Apple terkait pembiaran aplikasi dompet kripto palsu di toko mereka.
Pola Berulang yang Menelan Korban
Lolosnya aplikasi pencuri ke platform resmi bukan hal baru bagi pengguna iOS. Sepanjang 2024, aplikasi bodong yang menyamar sebagai Rabby Wallet dan Curve Finance sempat melenggang masuk ke App Store. Karena menggunakan nama dan logo yang persis, pengguna awam mudah terjebak untuk menyerahkan akses dompet mereka.
Di luar ekosistem Apple, masalah serupa juga terjadi. Pada November 2023, sebuah aplikasi Ledger Live palsu berhasil menembus pengawasan Microsoft Store. Kerugiannya tidak sedikit: aplikasi penipu itu mencuri $588.000 hanya dari 38 transaksi pengguna yang tidak curiga.
๐ Baca JugaNiat Buka Blokir 5,73 BTC di Changelly, Penipu Ini Justru Serahkan Bukti Kejahatannya ke Detektif Kripto
Keamanan di Atas Kecepatan
Langkah DefiLlama menahan produk baru demi melindungi dana pengguna adalah anomali di industri kripto yang biasanya menuntut rilis cepat. Saat penyedia toko aplikasi masih kewalahan menutup celah moderasi mereka, kehati-hatian tim pengembang menjadi garis pertahanan pertama. Daripada mengambil risiko melihat pengguna kehilangan uang, menunda peluncuran tampaknya menjadi opsi paling rasional hari ini.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




