SkyAI memutuskan melepas seluruh kepemilikan Solana miliknya ke pasar. Perusahaan yang sebelumnya beroperasi dengan nama Sharps Technology ini telah menjual habis simpanan koin SOL dan memegang kas tunai sebesar $223,8 juta per 16 Oktober 2026. Langkah pelepasan aset digital ini menandai berakhirnya strategi akumulasi kripto yang sempat dijalankan perusahaan selama setahun terakhir.
Dana kas hasil pelepasan koin tidak disimpan begitu saja di neraca. SkyAI langsung mengalihkan sebagian besar likuiditas itu untuk mendanai program pembelian kembali sekuritas perusahaan yang beredar di tangan publik.
Kas Hasil Penjualan untuk Membeli Saham Sendiri
Dalam berkas pendaftaran ke US Securities and Exchange Commission (SEC), SkyAI mengumumkan peluncuran penawaran tender untuk membeli kembali saham serta waran dengan nilai total hingga $201,3 juta. Nilai penawaran ini dirancang untuk mencakup hingga 95% dari setiap kelas sekuritas beredar, dengan seluruh pendanaan diambil langsung dari kas yang mereka pegang.
Ketentuan awal penawaran sempat memasukkan klausul pergerakan harga SOL sebagai syarat pelaksanaan. Namun, dokumen resmi yang masuk ke SEC menegaskan bahwa ketentuan patokan harga token itu telah dihapus sepenuhnya dari penawaran tender.
Pasar saham menyambut pengumuman itu pada penutupan perdagangan hari Senin saat saham SkyAI ditutup menguat 5,3% ke level $2,79. Kenaikan hari Senin menambah laju positif saham yang telah menguat sekitar 65% dalam sebulan terakhir, kendati jika dihitung sepanjang 12 bulan ke belakang posisinya masih mencatat penurunan sekitar 41%.
Jejak Ambisi $400 Juta yang Terbentur Koreksi Pasar
Strategi perbendaharaan kripto SkyAI bermula pada Agustus 2025. Kala itu, perusahaan mengumpulkan modal lebih dari $400 juta melalui skema penempatan privat. Sebulan berselang, dana segar itu dipakai untuk membeli lebih dari 2 juta koin SOL, yang nilainya ditaksir menembus lebih dari $400 juta pada saat transaksi berlangsung.
Masuknya modal dalam jumlah besar segera berhadapan dengan penurunan harga pasar. Pada Februari 2026, jajaran perusahaan publik yang menjalankan strategi cadangan kas SOL menghadapi kerugian belum terealisasi gabungan lebih dari $1,5 miliar saat harga token merosot. Harga SOL sendiri sempat anjlok ke kisaran $62 pada Juni 2026, sebelum pulih ke sekitar $104 pada perdagangan Senin ini.
Bagaimana Kelanjutan Proyek Tanpa Simpanan Koin
Kendati seluruh koin telah dilepas dan strategi akumulasi resmi ditutup, SkyAI menyatakan tetap melanjutkan proyek pengembangan teknologi. Perusahaan berencana meneruskan platform keuangan yang menggabungkan infrastruktur koin stabil di jaringan Solana dengan kecerdasan buatan.
๐ Baca JugaSolana Targetkan Finalisasi 150 Milidetik Mulai 21 Oktober - Transaksi Bakal Berhenti Sesaat Saat Migrasi
Bagi pemegang saham, arah baru ini membawa pergeseran nyata: dana kas kini dipakai untuk membeli kembali surat berharga mereka sendiri, sementara kepemilikan jutaan koin Solana resmi berakhir.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




