📅 Rabu, 5 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Eropa Resmikan 12 Perusahaan Kripto Lewat Aturan MiCA - Tapi 167 Entitas Lain Justru Masuk Daftar Hitam

Eropa Resmikan 12 Perusahaan Kripto Lewat Aturan MiCA - Tapi 167 Entitas Lain Justru Masuk Daftar Hitam

European Securities and Markets Authority (ESMA) memasukkan 12 perusahaan baru ke dalam daftar penyedia layanan aset kripto (CASP) resmi di bawah aturan Markets in Crypto-Assets (MiCA). Ini merupakan pembaruan keempat dari regulator sejak tenggat masa transisi 1 Juli lalu. Dengan tambahan ini, total perusahaan kripto yang memegang lisensi sah di kawasan Eropa kini mencapai 321 entitas.

Tiga Bank Koperasi Jerman Turut Serta

Dari belasan entitas baru yang lolos perizinan, masuknya tiga bank koperasi asal Jerman menjadi sorotan. Volksbank Raiffeisenbank Oberbayern Südost, VR Bank Schleswig-Holstein Mitte, dan VR-Bank Landau-Mengkofen kini resmi berstatus CASP. Kehadiran ketiga institusi ini menandai adopsi kripto yang menembus lapisan perbankan tradisional Eropa, tidak lagi sekadar didominasi perusahaan teknologi.

Selain Jerman, ESMA meresmikan izin untuk Basque Pay dan Fintech Payments asal Spanyol. Prancis menyumbang empat nama tambahan: Finary, Woorton, Blockchain Process Security, dan Shares Financial Assets. Meski penyedia layanan terus bertambah, jumlah penerbit e-money token (EMT) berlisensi tetap di angka 41 entitas, sementara belum ada penerbit asset-referenced token (ART) yang mengantongi lisensi hingga kini.

Daftar Hitam Terus Bertambah

Sistem registrasi MiCA juga menjaring pemain yang tak patuh aturan. ESMA menaruh Cervo Rendisco, Flandenzo, dan Corona Fondenza ke dalam daftar entitas bermasalah setelah ketiganya ditandai oleh regulator Italia, CONSOB. Penambahan nama baru ini membuat daftar perusahaan tak berizin di Eropa naik mencapai 167 entitas.

Regulator memperingatkan penyedia layanan tanpa lisensi untuk berhenti menerima nasabah baru Uni Eropa sejak tenggat 1 Juli lalu. Peringatan ini membawa konsekuensi langsung bagi pengguna. Nasabah yang nekat memakai platform tak berizin dipastikan tidak mendapat jaminan perlindungan aset yang diwajibkan oleh MiCA bila sewaktu-waktu bursa kolaps.

Jepang Naikkan Hukuman Kripto Ilegal Jadi 10 Tahun Penjara - Tapi Siapkan Karpet Merah untuk ETF Bitcoin📌 Baca JugaJepang Naikkan Hukuman Kripto Ilegal Jadi 10 Tahun Penjara - Tapi Siapkan Karpet Merah untuk ETF Bitcoin

Cara Baru Melacak Lisensi Bursa

Untuk membantu publik menavigasi ekosistem baru ini, MiCA Crypto Alliance merilis CASP Tracker pada 5 Agustus. Alat ini menarik data publik dari basis data ESMA dan menyajikannya dalam format pencarian independen. Pengguna bisa menyaring platform berdasarkan nama, negara, regulator pengawas, maupun layanan spesifik yang diotorisasi.

Fasilitas pelacak ini memutus kebingungan investor di tengah masa transisi regulasi Eropa. Sebelum menyetorkan uang, pengguna kini punya alat pasti untuk memastikan apakah bursa pilihan mereka beroperasi di bawah payung hukum yang siap melindungi aset kripto mereka. Dilansir dari Cointelegraph.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share