Uang institusi tampaknya masih ragu-ragu masuk ke pasar kripto. ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat kembali mencatat kebocoran dana, dan kali ini kabar kurang enak itu ditemani perkembangan yang lebih mengejutkan: ETF Ether - yang selama lima hari terakhir jadi sisi paling tangguh - akhirnya ikut menyerah.
Arus Keluar Melanda Tiga Aset Sekaligus
Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot AS kehilangan bersih 95 juta dolar AS (sekitar Rp1,55 triliun) pada Kamis. Sementara itu, ETF Ether melepas sekitar 52 juta dolar (Rp846 miliar), mengakhiri rentetan arus masuk selama lima hari yang sebelumnya menjadi tumpuan optimisme pasar. Data yang dibagikan Cointelegraph juga menunjukkan ETF Solana ikut merah tipis dengan arus keluar sekitar 605 ribu dolar.
Menariknya, arus dana ini justru tertinggal dari pergerakan harga. Bitcoin sempat naik 3,5% pada Jumat ke hampir 64.000 dolar dan menguat 4,2% dalam sepekan, memulihkan seluruh penurunan yang terjadi saat ketegangan geopolitik memanas. Ether pun menambah 2,6% ke 1.760 dolar, terdorong sentimen dari Asia setelah indeks Kospi Korea Selatan melonjak 4%.
Institusi ‘Duduk Manis’ Hampir Sebulan Penuh
Yang paling mencolok bukan angka satu harinya, melainkan polanya. Uang institusi kini nyaris absen sepanjang bulan yang membuat Bitcoin terjebak di kisaran 59.000 hingga 66.000 dolar tanpa arah tegas ke mana pun. Ketika harga bergerak naik tapi dana ETF justru keluar, itu menandakan reli terakhir lebih banyak digerakkan pedagang jangka pendek ketimbang komitmen pemodal besar.
Sinyal kehati-hatian juga muncul dari sudut lain: kapitalisasi pasar stablecoin turun ke 312 miliar dolar pada Juni - penurunan bulanan terbesar sejak keruntuhan TerraUSD - meski di saat bersamaan volume perdagangan ekuitas tertokenisasi justru melonjak 145% ke rekor 3,86 miliar dolar.
📌 Baca JugaBank Wall Street Ini Kini Jual Bitcoin, Ethereum, dan Solana Langsung ke Nasabah Ritel - dan Itu Baru Permulaan
Membaca Keheningan Pemodal Besar
Pasar yang bergerak naik tanpa dukungan arus institusi ibarat perahu yang melaju tanpa angin yang stabil - bisa terus melaju sejenak, tapi rapuh terhadap perubahan arah. Selama uang besar masih memilih menunggu di tepi, penembusan Bitcoin ke level baru - entah ke atas atau ke bawah - kemungkinan akan tetap tersendat. Bagi investor, arah arus ETF pekan-pekan mendatang bisa jadi petunjuk lebih jujur ketimbang gerak harga harian.
Dilansir dari CoinDesk.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




