Runtun masuknya uang ke produk ETF Bitcoin spot Amerika Serikat terhenti pada perdagangan Kamis, 24 Juli 2026. Data pasar mencatat penarikan bersih sebesar $225,2 juta, memutus rentetan arus masuk yang sebelumnya bertahan selama tujuh hari beruntun.
BlackRock IBIT menjadi motor utama penarikan dana ini dengan mencatat arus keluar $202,5 juta sendirian. Angka tunggal dari BlackRock mendominasi hampir keseluruhan arus keluar harian ETF Bitcoin. Produk pesaing seperti Fidelity FBTC, Bitwise BITB, ARK 21Shares ARKB, Franklin Templeton EZBC, dan WisdomTree BTCW mengekor tren ini dengan mencetak arus keluar dalam porsi yang lebih kecil.
Morgan Stanley MSBT tampil sebagai satu-satunya pengecualian. ETF ini tetap menarik arus masuk sebesar $5 juta pada hari yang sama.
Yang patut disoroti dari manuver harian ini bukan sekadar besaran uang yang keluar dari Bitcoin, melainkan ke mana uang itu bermuara.
Kenapa Uang Ini Justru Masuk ke Ethereum
Angka penarikan $225,2 juta memberi kesan awal investor melarikan diri dari pasar kripto, namun data ETF Ethereum memaparkan fakta berbeda. ETF Ethereum justru menangguk arus masuk bersih sebesar $26,3 juta pada sesi perdagangan yang sama. Aliran dana ini memperpanjang rentetan masuknya uang ke produk Ethereum menjadi lima hari berturut-turut. Pola ini mengisyaratkan bahwa investor institusi sedang merotasi portofolio mereka di dalam ekosistem, bukan mencabut aset mereka ke luar dari pasar kripto.
Tekanan pada Bitcoin berakar dari faktor makroekonomi luar. Pasar saham Amerika Serikat anjlok menyusul eskalasi konflik militer antara AS dan Iran yang kini menjejak bulan kelima. Situasi geopolitik ini mengerek harga minyak dunia bertahan di level tinggi, memaksa pelaku pasar memindahkan uang mereka dari aset berisiko.
Imbas rentetan kejadian makroekonomi ini menekan harga Bitcoin turun ke bawah batas $65.000 hingga menyentuh titik $64.600. Penurunan ini menyeret grafik harga kembali jatuh di bawah garis death cross, sebuah sinyal teknikal klasik ketika rata-rata pergerakan harga jangka pendek memotong ke bawah rata-rata pergerakan jangka panjang.
Ujian Rapat Suku Bunga Mendekat
Kepanikan investor tergambar jelas pada indikator Crypto Fear & Greed Index. Skor sentimen pasar turun tiga poin ke angka 28, membenamkan pasar lebih dalam ke zona ketakutan. Angka ini menandai level kepanikan paling tinggi yang pernah tercatat sepanjang bulan ini.
📌 Baca JugaPasar Kripto Q2 Susut 12% - Tapi Laporan Terbaru Coinbase Ungkap Pemain Besar Tak Benar-benar Keluar
Sebelum gelombang penarikan ini terjadi, rentetan tujuh hari masuknya dana ETF Bitcoin sempat mengumpulkan modal hampir $1 miliar. Tren positif itu awalnya hadir sebagai udara segar setelah periode delapan minggu yang menguras dana total $8,2 miliar. James Butterfill dari CoinShares menyebut periode surut itu sebagai arus keluar terbesar yang pernah mereka saksikan.
Meski arus keluar harian terlihat tajam, rekapitulasi perdagangan ETF Bitcoin selama sepekan masih menahan posisi surplus. Hingga sesi kelima pada hari Kamis, total arus masuk bersih mingguan ETF Bitcoin masih menampung dana positif $274 juta.
Kini arah pasar bertumpu sepenuhnya pada pertemuan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, yang membahas kebijakan suku bunga pada 28 dan 29 Juli 2026. Putusan dari ruang rapat itu akan menguji mental investor, sekaligus menentukan apakah uang besar akan kembali menunggangi Bitcoin, atau justru menepi dari bursa sampai debu konflik reda.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




