๐Ÿ“… Jumat, 11 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Polymarket Tarik Veteran Amazon Jadi CFO Pertama - Targetkan Pasar AS Lewat Akuisisi $112 Juta

Polymarket Tarik Veteran Amazon Jadi CFO Pertama - Targetkan Pasar AS Lewat Akuisisi $112 Juta

Polymarket resmi menunjuk Warren Jenson sebagai Chief Financial Officer (CFO) pertamanya per 10 September 2026. Jenson sebelumnya menduduki posisi CFO di perusahaan seperti Amazon, Electronic Arts (EA), Delta Air Lines, dan jaringan televisi NBC.

Di luar posisi itu, Jenson juga pernah menjabat Presiden dan CFO Nielsen, serta Presiden perusahaan data konektivitas LiveRamp. Hingga kini, namanya masih tercatat sebagai anggota dewan direksi Ripple, Dropbox, dan DigitalOcean. Di Polymarket, ia memikul tanggung jawab untuk memimpin organisasi keuangan, merancang strategi modal, memperkuat perencanaan jangka panjang, serta membangun infrastruktur finansial perusahaan.

Kedatangan sang eksekutif bertepatan dengan fokus Polymarket pada dua lini bisnis utama. Satu divisi menangani platform prediksi internasional, sementara divisi lainnya diarahkan khusus untuk bursa prediksi di wilayah Amerika Serikat yang beroperasi di bawah payung regulasi Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Masuk Lewat Pintu Akuisisi

Akses legal ke pasar AS tidak didapat dari nol, melainkan lewat jalur akuisisi bernilai $112 juta terhadap QCEX dan QC Clearing pada Juli 2025. Pilihan jatuh pada QCEX karena entitas itu sudah terdaftar sebagai designated contract market resmi CFTC. Kesepakatan ini berlanjut mulus; pada September 2025, staf CFTC menerbitkan kelonggaran no-action relief bagi QCEX dan QC Clearing yang membebaskan mereka dari sejumlah syarat pelaporan administratif tertentu.

Sebelumnya, hubungan Polymarket dengan regulator AS pernah bermasalah pada Januari 2022 lewat kasus penegakan hukum. Saat itu, CFTC mendenda mereka $1,4 juta akibat penawaran binary options di luar bursa tanpa registrasi. Sanksi itu berujung pada pemblokiran total seluruh pengguna asal AS dari platform internasional Polymarket.

Hingga sekarang, platform internasional Polymarket tetap melayani pengguna global menggunakan stablecoin USDC. Seluruh buku besar transaksinya dicatat transparan melalui eksekusi smart contract di jaringan Polygon.

Komitmen $2 Miliar Tanpa Buka Buku

Agenda ekspansi bisnis AS ini didukung ketersediaan dana segar dari institusi pasar tradisional. Pada Oktober 2025, Intercontinental Exchange (ICE) - entitas induk bursa saham NYSE - sepakat memberikan investasi hingga $2 miliar ke dalam Polymarket.

OKX Buka Jalur Spekulasi Valuasi OpenAI dan Anthropic di Eropa - Tanpa Perlu Beli Saham Asli๐Ÿ“Œ Baca JugaOKX Buka Jalur Spekulasi Valuasi OpenAI dan Anthropic di Eropa - Tanpa Perlu Beli Saham Asli

Namun, perekrutan pimpinan keuangan pertama ini tidak diiringi dengan pembukaan data kinerja internal. Polymarket memilih tidak mengungkap satupun angka keuangan hasil audit, mulai dari perolehan pendapatan, pencatatan laba, hingga jumlah pengguna aktif platform ke publik.

“Peluang ke depan sangat besar,” kata Jenson tentang peran barunya. Fokus utamanya kini bertumpu pada pembangunan sistem modal dan operasional untuk menjamin Polymarket siap bergerak cepat mengelola operasi dalam skala besar.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula

Baca juga: Eksperimen Gagal, Base App Ganti Nama Kembali Jadi Coinbase Wallet - Banting Setir ke Pasar Berjangka


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share