Harga Ethereum naik hampir 2% pada 17 Agustus 2026, membawa koin terbesar kedua ini kembali mengamankan pijakan di atas level $1.900.
Indikator RSI harian menunjukkan perbaikan sentimen dengan merangkak ke angka 56,5, melampaui garis sinyal 53. Angka ini menandakan momentum pembeli mulai kuat, meski harganya belum mendekati wilayah jenuh beli atau overbought. Jika pembeli terus mendorong harga, laju ini membidik satu area target terdekat: kumpulan likuidasi short berjumlah besar yang menumpuk padat di sekitar $1.925. Skenario penembusan batas harga atas ini ikut mendapat validasi dari kalangan analis pasar tradisional, dengan Tom Lee dari Fundstrat membagikan analisis teknikal serupa kepada para pengikutnya.
Tiga Lapis Tembok Sebelum Dua Ribu
Namun jalan menuju babak harga baru tertahan tiga lapis resistensi yang berdesakan di rentang harga sempit. Para pembeli harus membawa Ethereum menembus garis Ichimoku Cloud harian, melewati batas angka psikologis $2.000, lalu mempertahankan pergerakan di atas batas rata-rata harga 200 hari.
Tembok Ichimoku menjadi penentu tren yang patut dicermati bagi masa depan harga jangka pendek ini. Ethereum tercatat belum pernah lagi diperdagangkan menetap di atas batas awan harian ini sejak 9 Oktober 2025 lalu. Penembusan tajam melewati area ini akan menjadi sinyal teknikal valid bagi lahirnya tren pasar baru.
Analis kripto Michaël van de Poppe menyoroti rekam jejak grafik harian yang konsisten mencetak higher highs dan higher lows, sebuah pola yang menjadikan peluang naik lebih besar ketimbang skenario turun cepat. Tapi ia mewanti-wanti adanya skenario batas bawah. Jika Ethereum kehilangan level support $1.870, modal likuiditas long di area bawahnya berpotensi tersapu habis dan menarik paksa harga turun menuju level dasar $1.700 sebelum mendapat ruang untuk bangkit.
Uang Wall Street Berjalan Mundur
Sementara grafik spot mengisyaratkan sentimen beli, pergerakan uang pemodal saham tradisional berjalan mundur. Data pelacakan SoSoValue mencatat ETF spot Ethereum di Amerika Serikat menanggung arus keluar bersih senilai $2,26 juta selama lima hari perdagangan beruntun dari 10 hingga 14 Agustus 2026.
📌 Baca JugaProposal Baru Ethereum Bebaskan Privacy Pool dari Pihak Ketiga - Ini Senjata Rahasia Upgrade Hegotá 2027
Beban penarikan dana terbesar tercatat pada ETF BlackRock ETHA yang melepas arus modal keluar hingga $16,39 juta dalam pekan yang sama. Selisih data ini memastikan bahwa kebangkitan harga Ethereum kali ini belum disokong minat beli dari instrumen pendanaan Wall Street.
Bagi pedagang pasar dan pemegang ETH, akhir pekan ini menawarkan realitas kontras antara peluang penembusan grafik dan absennya sokongan dana besar - sebuah kondisi yang menjadikan titik $1.870 sebagai garis pertahanan paling pantas dipantau.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




