๐Ÿ“… Minggu, 23 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Anggaran Triliunan Dolar AI Bikin Biaya ZK-Rollup Bengkak - Cysic Rakit Mesin Alternatif

Anggaran Triliunan Dolar AI Bikin Biaya ZK-Rollup Bengkak - Cysic Rakit Mesin Alternatif

Pendiri dan CEO Cysic, Leo Fan, mengungkap persoalan di balik layar jaringan blockchain: sistem pembuktian zero-knowledge atau ZK saat ini terpaksa bersaing dengan pusat data AI berbujet triliunan dolar demi mendapatkan pasokan GPU. Perebutan perangkat keras ini berimbas langsung pada ongkos komputasi jaringan kripto.

Dampak terbesarnya menimpa jaringan layer-2 yang berbasis ZK-rollup. Persaingan pasokan GPU memicu rentetan peningkatan biaya pembuatan bukti di sistem mereka. Jika melihat catatan data L2Beat, proses pembuatan bukti ZK menyumbang porsi dominan, yakni 60% hingga 70% dari keseluruhan biaya transaksi pada jaringan layer-2 ZK.

Kenapa ZK Tidak Cocok Pakai GPU Biasa?

Akar masalahnya bermuara pada perbedaan karakteristik beban kerja. Fan menuturkan bahwa industri AI berfokus pada kalkulasi matriks. Sebaliknya, proses pembuktian ZK sangat bergantung pada operasi perkalian multi-skalar serta organisasi diagram komputasi tingkat tinggi.

Karena perbedaan fundamental ini, algoritma kriptografi ZK menjadi tidak efisien ketika dijalankan memakai GPU biasa. Kinerja perangkat yang ada lebih memihak kebutuhan komputasi kecerdasan buatan, membuat sistem kripto terpaksa menanggung inefisiensi yang membuang waktu dan biaya.

Mengejar Standar Ketat Ethereum Foundation

Berangkat dari kendala perangkat keras awam, Cysic merakit mesin pembuktian yang dinamakan Venus. Mesin komputasi baru ini sukses memangkas waktu pembuktian hingga 9% bila disandingkan dengan sistem ZisK versi 0.16.1. Peningkatan kecepatan ini didapat lewat pengurangan transfer data dan proses sinkronisasi antara komponen CPU dan GPU.

Sebagai perbandingan performa, sistem ZisK diklaim punya kemampuan menghasilkan bukti blok Ethereum dalam durasi 7,4 detik memakai tenaga 24 unit GPU. Sistem ZisK juga sanggup berjalan real-time berbekal konfigurasi tunggal satu kartu grafis RTX 4090.

Prediksi Tom Lee Ethereum Kalahkan Bitcoin Bukan Sekadar Omong Kosong - BitMine Kini Kuasai 4,8% Suplai Dunia๐Ÿ“Œ Baca JugaPrediksi Tom Lee Ethereum Kalahkan Bitcoin Bukan Sekadar Omong Kosong - BitMine Kini Kuasai 4,8% Suplai Dunia

Kecepatan komputasi ini wajib dipenuhi untuk mengejar target baku dari Ethereum Foundation. Yayasan menetapkan standar pembuktian real-time sebagai kriteria penyelesaian: sistem harus mampu memproses bukti untuk setidaknya 99% blok mainnet dalam jeda maksimal 10 detik. Selain patokan waktu, ukuran file bukti tidak boleh melampaui 300 KiB dan harus memakan daya maksimal 10 kilowatt.

Pemisahan Infrastruktur Komputasi

Mengandalkan GPU pasaran berarti menaruh nasib ongkos transaksi blockchain di tengah pusaran anggaran kecerdasan buatan. Transisi ke perangkat keras khusus non-GPU mulai menjadi rute alternatif agar teknologi ZK bisa melaju tanpa terseret tagihan operasional pihak lain. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share