Inflasi PCE headline Amerika Serikat naik 3,7% year-on-year pada bulan Juli, melampaui perkiraan konsensus analis sebesar 3,6%. Rilis data yang lebih panas dari ekspektasi itu berimbas pada perhitungan pasar uang, menaikkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed di bulan September dari 36% menjadi 44%. Di sisi lain, komponen Core PCE tetap cocok dengan prediksi awal, bertengger stabil di angka 0,2% bulanan dan 3,3% tahunan.
Ethereum diperdagangkan di sekitar level $2.500 pada perdagangan 28 Agustus setelah terkoreksi dari puncak harian $2.533. Pergerakan harga kripto terbesar kedua ini membentuk pola ascending triangle saat dilihat melalui grafik empat jam. Resistensi terkuat kini memblokir laju di kisaran sempit antara $2.533 sampai $2.550 - sebuah zona pertahanan solid yang sudah berkali-kali menolak dorongan pembeli sejak 21 Agustus lalu.
Momentum Melambat di Area Jenuh
Beragam indikator pembaca tren mulai memberi sinyal kelelahan. Indeks kekuatan relatif (RSI) harian Ethereum merambat naik ke level 77,4. Angka itu jauh menembus batas 70 yang umumnya dipandang sebagai area overbought atau jenuh beli. Walaupun garis utama indikator MACD masih bergerak di wilayah positif, bar histogramnya menyempit, menjadi pertanda bahwa momentum kenaikan harga mulai melambat perlahan.
Sebagai penyeimbang, indikator Aroon Up mencatat angka 57,14% berbanding Aroon Down 21,43%. Angka itu mengonfirmasi bahwa titik harga tertinggi terbaru terbentuk lebih baru dibandingkan dasar harga terendah, menjaga kelanjutan tren naik tetap hidup. Analis pasar Daan Crypto Trades menyebut Ethereum telah mencetak penembusan solid sekaligus titik tertinggi lebih tinggi di bingkai waktu mingguan. Namun ia memberi peringatan tegas bahwa koreksi balik hingga ke bawah garis pertahanan $2.300 akan mementahkan struktur pergerakan positif harga.
Apa yang Mengintai di Sekitar $2.550?
Rekam jejak dana di instrumen tradisional juga menunjukkan pergantian arah tajam. Produk ETF Ethereum spot di Amerika Serikat sempat menghimpun aliran dana masuk hingga $192 juta pada sesi 26 Agustus. Hanya dalam rentang sehari berikutnya, antusiasme itu berbalik arah seiring terjadinya penarikan modal keluar senilai $11,4 juta dari keranjang ETF yang sama.
Peta pasar derivatif memperlihatkan tumpukan pesanan likuidasi leverage dalam jumlah besar terpusat di dua sisi level $2.550. Penembusan ke atas ambang batas kritis itu punya peluang memicu efek short squeeze untuk melesatkan harga lebih tinggi. Sebaliknya, pantulan turun dari batas pertahanan bisa menjatuhkan harga sama cepatnya.
๐ Baca JugaShort Squeeze $3 Miliar Bawa Ethereum Tembus $2.500 - Tapi Syarat dari Analis Belum Terpenuhi
Menanti Respons Pasar Obligasi
Departemen Keuangan Amerika Serikat segera menaikkan skala pembelian kembali obligasi berdurasi panjang, melompat dari anggaran awal $2 miliar menjadi minimal $4 miliar per operasi lelang yang dimulai pada 9 September mendatang. Imbas kebijakan yang memperlonggar pasokan ini ke pergerakan Ethereum sangat bergantung pada arah yield obligasi Amerika di pasar.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Baca juga: Short Squeeze $3 Miliar Bawa Ethereum Tembus $2.500 - Tapi Syarat dari Analis Belum Terpenuhi
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




