๐Ÿ“… Sabtu, 29 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Bank Sentral Brasil Gandeng Hypernative Lacak Kripto Real-Time - Buntut Pembobolan Software $180 Juta

Bank Sentral Brasil Gandeng Hypernative Lacak Kripto Real-Time - Buntut Pembobolan Software $180 Juta

Bank Sentral Brasil mengembangkan sistem pemantauan dan berbagi peringatan kripto real-time bersama perusahaan keamanan blockchain Hypernative. Sistem pengawasan baru dirancang menghubungkan bank dengan bursa kripto domestik untuk mendistribusikan peringatan ancaman antarinstitusi.

Regina Pedroso, direktur eksekutif Asosiasi Tokenisasi Brasil (ABToken), menyebut proses integrasi dijadwalkan mulai dalam dua minggu ke depan. Bursa kripto Foxbit dan Mercado Bitcoin masuk dalam deretan perusahaan yang berpartisipasi di tahap implementasi awal. Sistem telah melewati uji coba yang ditandai penerbitan beberapa buletin peringatan. Tahap adaptasi sistem pihak ketiga menjadi fokus penyelesaian berikutnya.

Buntut Pembobolan $180 Juta C&M Software

Pengembangan pemantauan keamanan adalah respons atas serangan siber terhadap penyedia perangkat lunak keuangan C&M Software pada 2025. Peretasan menguras dana dari rekening cadangan berbagai institusi keuangan Brasil, menimbulkan estimasi kerugian $140 juta hingga $180 juta. Sebagian uang hasil kejahatan dicuci melalui bursa kripto Brasil dan platform over-the-counter lewat transaksi Bitcoin, Ether, dan USDT.

Penyidik on-chain ZachXBT ikut membantu otoritas melacak jejak dana $30 juta sampai $40 juta terkait serangan itu. Sejumlah entitas bursa seperti Binance, Bitso, Bybit, dan penerbit stablecoin Tether membantu penegak hukum membekukan aset yang tersisa sekitar $5 juta.

Aturan Jeda Transfer Mulai 2027

Pemerintah Brasil tidak berhenti pada alat pengawasan. Mulai 1 Januari 2027, penyedia aset virtual di Brasil diwajibkan menahan transaksi bernilai di atas $10.000 selama 24 jam penuh sebelum transaksinya diproses.

Kripto Kehilangan $3,63 Miliar dalam 19 Bulan - Ironinya 60% Korban Sudah Lulus Audit Keamanan๐Ÿ“Œ Baca JugaKripto Kehilangan $3,63 Miliar dalam 19 Bulan - Ironinya 60% Korban Sudah Lulus Audit Keamanan

Aturan penahanan transfer dan peringatan ancaman siber beroperasi di dua lapisan keamanan yang berbeda. Satu alat berfungsi mendistribusikan informasi bahaya, sementara instrumen lainnya memberi jeda waktu untuk meninjau transaksi. Hypernative sendiri menangani lapis deteksi ancaman on-chain dan respons aktif pada masa sebelum atau persis saat serangan sedang berlangsung.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Ketua Olimpiade Polandia Ditangkap - Tarik Seluruh Dana Sebelum Zondacrypto Mengunci $94 Juta Milik Nasabah


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share