Nama sebuah stadion sepak bola universitas di Texas sebentar lagi berganti menjadi ‘Galaxy Stadium’. Tapi kesepakatan di baliknya bercerita jauh lebih besar daripada sekadar papan nama - ini soal siapa yang menguasai listrik dan lahan untuk komputasi masa depan.
Galaxy Digital meneken kesepakatan hak penamaan (naming rights) selama 15 tahun dengan Texas Tech, sekaligus menjadi mitra resmi aset digital dan data center bagi Texas Tech Athletics. Nilai finansial kesepakatan tidak diungkap kedua pihak, dan stadion dengan nama baru itu akan debut pada 5 September 2026, saat Texas Tech membuka musim melawan Abilene Christian.
Bukan Sekadar Sponsor Olahraga
Kesepakatan ini melampaui logo di lapangan. Kedua pihak berencana menggarap proyek kecerdasan buatan (AI), pelatihan tenaga kerja, hingga peluang terkait nama, gambar, dan kemiripan (NIL) atlet mahasiswa. Bagi Galaxy, kampus adalah pintu masuk ke talenta sekaligus panggung untuk menegaskan identitas barunya sebagai pemain infrastruktur, bukan cuma perusahaan kripto.
Kunci ambisi itu ada sekitar 60 mil di timur Lubbock. Di Dickens County, Galaxy sudah mengoperasikan kampus data center Helios dengan kapasitas yang telah disetujui mencapai 1,6 gigawatt untuk AI dan komputasi performa tinggi (HPC). Angka gigawatt inilah - bukan papan nama stadion - yang menjadi inti sesungguhnya dari langkah Galaxy di Texas.
Texas, Medan Rebutan Baru Industri Kripto
Langkah Galaxy memperkuat posisi Texas sebagai hub industri kripto Amerika. Negara bagian itu sudah menjadi rumah bagi penambang Bitcoin raksasa seperti Riot Platforms, Cipher Mining, Core Scientific, CleanSpark, IREN, dan Hut 8. Aksi korporasi pun terus bergulir: Februari lalu produsen hardware mining Canaan membeli 49% saham tiga fasilitas mining Texas dari Cipher Mining senilai hampir $40 juta, dan awal bulan ini MARA Holdings mengumumkan rencana akuisisi lokasi berkapasitas 2 gigawatt untuk kampus infrastruktur digital yang menggabungkan HPC dan mining Bitcoin.
Rebutan itu tidak berhenti di lahan dan listrik. Mei lalu, kelompok kepentingan politik (PAC) yang terafiliasi industri kripto membelanjakan lebih dari $10 juta untuk mendukung kandidat di putaran primary kongres Texas - dan keenam kandidat yang mereka dukung menang semua. Texas bahkan sudah punya kebijakan Bitcoin di level negara bagian: Gubernur Greg Abbott menandatangani undang-undang pembentukan Texas Strategic Bitcoin Reserve tahun lalu lewat Senate Bill 21, dan pada Mei pejabat setempat mulai memindahkan eksposur reserve itu dari ETF Bitcoin spot ke Bitcoin yang dikustodi langsung.
📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’
Membaca Arah Angin
Papan nama stadion memang menarik perhatian, tapi yang sebenarnya sedang dibangun adalah fondasi jangka panjang: energi, pusat data, dan pengaruh politik yang saling mengunci di satu negara bagian. Ketika perusahaan seperti Galaxy rela mengikat namanya ke sebuah universitas selama 15 tahun, taruhannya jelas bukan satu musim kompetisi - melainkan dekade berikutnya dari perlombaan AI dan Bitcoin yang kian menyatu.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




