Cash and Carry Trade adalah strategi investasi bebas risiko arah pasar yang dilakukan dengan cara membeli aset kripto di pasar spot dan secara bersamaan menjual kontrak berjangka dari aset yang sama. Tujuannya adalah mengunci keuntungan pasti dari selisih harga antara kedua pasar tersebut saat harga kontrak berjangka mendekati waktu jatuh tempo.
๐ Cara baca: kesh en ke-ri treyd
Penjelasan
Bayangkan Anda melihat harga beras di pasar hari ini 10 ribu rupiah per kilogram. Di saat yang sama, tetangga Anda berani membuat perjanjian tertulis untuk membeli beras Anda sebulan lagi dengan harga 12 ribu rupiah. Anda langsung membeli beras hari ini dan langsung menyepakati perjanjian jual tersebut.
Dengan cara ini, Anda sudah pasti mengantongi keuntungan 2 ribu rupiah di bulan depan tanpa perlu khawatir apakah harga beras di pasar nantinya akan naik gila-gilaan atau justru anjlok drastis.
Dalam dunia pasar keuangan dan kripto, harga kontrak berjangka (futures) sering kali diperdagangkan lebih mahal daripada harga pasar saat ini (spot). Kondisi selisih harga ini memberikan peluang bagi pelaku pasar untuk menjalankan strategi cash and carry trade demi memperoleh imbal hasil yang dapat diprediksi.
Pelaku pasar membeli koin di pasar spot dan secara bersamaan mengambil posisi jual (short) pada kontrak berjangka dengan nilai yang setara. Karena kedua posisi ini saling menyeimbangkan, fluktuasi harga naik atau turun tidak akan merugikan investor.
Ketika kontrak berjangka mencapai tanggal kedaluwarsa atau jatuh tempo, harganya pasti akan menyatu dengan harga pasar spot. Investor kemudian menyerahkan aset kripto yang dibeli di awal untuk menutup kontrak, sehingga selisih harga awal berhasil dicairkan sebagai keuntungan bersih.
Secara kuantitatif, strategi ini memanfaatkan selisih harga yang disebut basis (spread antara harga futures dan spot) dalam kondisi contango untuk membentuk portofolio delta-neutral. Pada pasar kripto modern, selain menggunakan kontrak berjangka bertanggal jatuh tempo (delivery futures), strategi ini juga sering diterapkan pada perpetual futures dengan memanfaatkan funding rate positif, di mana pemegang posisi long membayar biaya berkala kepada pemegang posisi short.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, aset kripto diakui resmi sebagai komoditi yang dapat diperdagangkan di bawah pengawasan OJK/Bappebti, bukan sebagai alat pembayaran sah. Investor lokal yang ingin menerapkan strategi ini di exchange terdaftar sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) perlu memperhitungkan kewajiban pajak final serta biaya transaksi di pasar spot agar selisih keuntungan tidak tergerus.
Contoh
Ibarat seorang pedagang mobil yang membeli mobil bekas hari ini seharga 100 juta rupiah, lalu pada jam yang sama menandatangani kontrak penjualan mobil tersebut ke pembeli lain untuk serah terima bulan depan seharga 110 juta rupiah. Pedagang cukup memarkir mobil tersebut selama sebulan dan mengantongi selisih 10 juta rupiah tanpa takut harga pasaran mobil tiba-tiba turun.
Apakah cash and carry trade benar-benar bebas risiko?
Strategi ini bebas dari risiko naik-turunnya harga pasar, tetapi tetap memiliki risiko lain seperti biaya transaksi, kegagalan sistem platform perdagangan, atau risiko likuidasi jika menggunakan dana pinjaman.
Kapan waktu terbaik menjalankan cash and carry trade?
Waktu terbaik adalah saat pasar sedang sangat optimis (bull market), karena antusiasme pembeli membuat harga kontrak berjangka jauh lebih mahal dibanding harga spot.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 19 September 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




