Long-Range Attack adalah skenario serangan siber pada jaringan blockchain berbasis Proof of Stake, di mana peretas menggunakan kunci keamanan validator masa lalu untuk membuat riwayat catatan transaksi tandingan dari titik waktu yang sangat lampau. Tujuannya adalah mengelabui sistem komputer baru agar memercayai catatan transaksi palsu yang mereka buat sebagai riwayat jaringan yang sah.
๐ Cara baca: long renj e-tek
Penjelasan
Bayangkan sebuah buku catatan arisan warga yang sudah tersimpan rapi selama bertahun-tahun. Suatu hari, mantan pengurus arisan yang sudah pensiun tiba-tiba menulis ulang seluruh buku itu dari lembar pertama di rumahnya sendiri, lalu mengarang cerita bohong seolah-olah dia dan teman-temannya punya tabungan paling banyak.
Ketika ada warga baru yang pindah ke lingkungan tersebut dan ingin membaca catatan arisan, orang jahat ini mencoba menyodorkan buku palsu buatannya. Serangan inilah yang disebut long-range attack, yaitu usaha memalsukan buku catatan dari masa lalu untuk menipu orang yang baru bergabung.
Dalam sistem blockchain yang menggunakan mekanisme Proof of Stake, pembuat blok transaksi dipilih berdasarkan aset yang mereka jaminkan. Masalah muncul ketika mantan validator yang dulu memiliki pengaruh besar sudah menarik seluruh asetnya. Karena mereka tidak lagi punya beban risiko kehilangan modal, kunci digital lama milik mereka bisa disalahgunakan untuk menulis ulang riwayat blockchain dari blok masa lalu.
Peretas yang mengumpulkan kunci-kunci lama ini dapat membuat rantai cabang alternatif secara instan tanpa perlu mengeluarkan biaya energi listrik yang besar. Jika rantai palsu ini berhasil dibuat lebih panjang dari rantai asli, komputer atau perangkat baru yang baru saja terhubung ke jaringan bisa terkecoh dan menganggap rantai buatan peretas sebagai riwayat yang sah.
Untuk mencegah ancaman ini, jaringan modern menerapkan batas waktu penarikan jaminan serta aturan konsensus tambahan yang mewajibkan perangkat baru mengambil titik pemeriksaan riwayat dari sumber terpercaya sebelum mulai menyinkronkan data.
Long-Range Attack memanfaatkan celah fundamental nothing-at-stake pada protokol konsensus Proof of Stake murni. Tanpa adanya bukti kerja fisik, validator masa lalu yang telah melewati masa unbonding tidak dapat dikenai penalti pemotongan deposit (slashing) saat menandatangani blok ganda di masa lalu. Vitalik Buterin memperkenalkan konsep weak subjectivity sebagai solusi teoretis dan praktis, di mana node baru atau node yang offline lebih lama dari periode unbonding tidak boleh hanya mengandalkan aturan rantai terpanjang (longest-chain rule), melainkan wajib memverifikasi state hash terkini melalui konsensus di luar jaringan (out-of-band checkpoints).
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Bagi masyarakat di Indonesia, Long-Range Attack merupakan ancaman teknis di tingkat protokol konsensus global, bukan kejahatan transaksi harian di exchange lokal. Mengingat aset kripto di Indonesia berstatus sebagai komoditi yang pengawasannya dalam masa transisi dari Bappebti ke OJK dan diperdagangkan melalui Pedagang Fisik Aset Kripto resmi, investor ritel terlindungi karena exchange berizin wajib menjalankan infrastruktur node dengan standar pengamanan dan validasi riwayat yang ketat.
Contoh
Bayangkan kamu sedang melakukan perjalanan wisata keliling dunia dan setiap kota yang kamu singgahi memberikan cap resmi di buku paspor wisatamu. Seseorang yang berniat jahat kemudian membeli buku paspor bekas dari turis lama yang sudah selesai liburan, mencap ulang seluruh halaman dari awal penerbangan pertama hingga membuat rute liburan palsu yang tampak sangat lengkap. Saat ada turis pemula yang menanyakan panduan rute perjalanan, penipu ini menunjukkan buku paspor palsu tersebut dan meyakinkan bahwa rute buatannyalah jalur resmi yang paling benar.
Kenapa serangan ini hanya mengancam Proof of Stake dan bukan Proof of Work?
Pada Proof of Work seperti Bitcoin, menulis ulang riwayat masa lalu membutuhkan daya listrik dan perangkat tambang raksasa yang biayanya luar biasa mahal. Sementara pada Proof of Stake, membuat rantai tandingan dari masa lalu hampir tidak memakan biaya komputasi sama sekali setelah kunci lama didapatkan.
Bagaimana cara pengembang blockchain mencegah Long-Range Attack?
Pengembang menerapkan fitur pos pemeriksaan berkala serta masa tunggu penarikan dana. Komputer yang baru bergabung diwajibkan mengonfirmasi titik riwayat terbaru dari sumber terpercaya agar tidak langsung menerima rantai alternatif yang dibuat dari masa lampau.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 4 Oktober 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




