Harga Ethereum turun melewati $2.400 pada 2 September 2026, menyapu bersih 5,5% nilainya dari puncak kisaran sebelumnya di rentang $2.460 hingga $2.564. Tekanan turun bukan datang dari masalah internal jaringan, melainkan hantaman ganda faktor makro yang memutus arus masuk produk ETF sebelas hari beruntun.
Pemicu awal berasal dari eskalasi militer antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar perairan Selat Hormuz. Ketegangan geopolitik memanaskan pasar komoditas dan mendorong harga minyak mentah Brent mendekati $95 per barel.
Lompatan harga energi membangkitkan kecemasan lama pasar soal kebijakan Federal Reserve. Data Reuters menunjukkan pelaku pasar kini memperhitungkan probabilitas 68% bagi bank sentral untuk mengerek suku bunga 25 basis poin pada pertemuan 16 September mendatang. Ekspektasi uang ketat mengerek imbal hasil Treasury 10-tahun AS menembus 4,8%, menandai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Modal yang mengalir keluar dari aset berisiko perlahan mencekik likuiditas pasar kripto.
Hantaman $94 Juta di Pasar Berjangka
Reaksi paling keras menimpa pemain derivatif. Data CoinGlass mencatat posisi futures Ethereum senilai $94,2 juta hangus dilikuidasi dalam rentang waktu 24 jam. Beban pasar berjangka masih tergolong berat dengan nilai open interest bertengger di $32,48 miliar dan volume perdagangan mencapai $54,43 miliar - bukti bahwa tingkat leverage masih tinggi dan rentan pergerakan tajam.
Pada grafik pergerakan, indikator momentum memihak pada penjual. Angka RSI harian ETH mundur ke 59,46, meninggalkan area overbought yang terbentuk sepanjang reli Agustus lalu. MACD 4-jam memperkuat arah turun lewat catatan negatif di angka -13,66 dibandingkan garis sinyal -5,58.
Kondisi ekonomi riil AS memberi tekanan tambahan. Indeks manufaktur ISM bulan Agustus turun ke 54,6 dari 55,6 pada bulan sebelumnya. Capaian ini meleset dari estimasi konsensus di 55,2, walau sektor riil sebenarnya belum masuk batas kontraksi.
Peta Jalan Bertahan ke Depan
Fokus pelaku pasar sekarang tertuju pada batas bawah penahan harga. Level $2.300 yang bertindak sebagai indikator EMA utama menjadi support kunci yang dipantau ketat, sementara garis pertahanan atas terdekat berada di $2.550.
๐ Baca JugaInflow ETF Ethereum Catat 11 Hari Beruntun - Mengapa Harganya Terjepit dan Terancam Jatuh ke $1.900
Titik terang bagi pemegang ETH muncul dari perbandingannya melawan harga Bitcoin. Analis Crypto XLARGE menyoroti candle bulanan pasangan ETH/BTC yang berhasil ditutup di atas rata-rata bergerak 20-bulan. Jika pola penembusan atau breakout terkonfirmasi, analis mematok target nilai tukar ETH terhadap BTC akan mengejar area 0,050 hingga 0,088.
Bagi para spekulan yang ngotot mempertahankan posisi leverage di saat meriam geopolitik bertemu antisipasi suku bunga tinggi, rentetan likuidasi hari ini menegaskan satu hal: bertaruh melawan arah makro harganya mahal.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




