Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) resmi mengajukan mosi ke Pengadilan Distrik AS Washington DC untuk menghapus seluruh gugatan CME Group terkait regulasi perpetual futures kripto. Pengacara komisi merespons perlawanan hukum itu dengan menyebut manuver CME tak lebih dari ‘much ado about nothing’ alias ribut soal hal sepele.
Berdasarkan dokumen argumen pembelaannya, CFTC menyatakan CME sama sekali tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing). Komisi federal ini menilai sang operator bursa berjangka gagal membuktikan adanya kemungkinan nyata bahwa bisnis mereka akan menderita kerugian finansial akibat keputusan baru regulator.
Akar Sengketa Izin Kalshi dan Coinbase
Gugatan awal CME pada bulan Juni lahir setelah CFTC menyetujui kontrak perpetual futures di platform Kalshi dan mengeluarkan dokumen posisi no-action untuk bursa Coinbase. Menurut CME, Ketua CFTC Michael Selig telah bertindak sepihak tanpa meminta persetujuan panel penuh yang beranggotakan lima komisioner.
Lebih jauh, CME menuduh regulator mengelabui aturan dengan memperlakukan produk berjangka (futures) layaknya instrumen pertukaran (swaps). Keputusan memuluskan jalan bagi Kalshi dan Coinbase ini dinilai melanggar Undang-Undang Bursa Komoditas (Commodity Exchange Act).
Pintu Terbuka untuk Semua Pemain
Menepis tudingan eksklusivitas, CFTC menegaskan kebijakan mereka tidak mengistimewakan pihak tertentu. Komisi menyatakan bahwa bursa terdaftar CFTC mana pun saat ini bisa mendaftarkan perpetual futures pada aset digital di platform mereka sendiri.
Komisi telah meminta pengadilan segera menggelar sidang lisan khusus untuk membedah mosi penghapusan ini. Hingga hari Kamis, hakim pengadilan distrik belum menetapkan jadwal resmi perdebatan tatap muka antara kedua belah pihak.
๐ Baca JugaRUU 257 Halaman Ini Tentukan Arah Kripto AS 15 September - Model Wyoming Diuji Lewat 60 Suara Senat
Gejolak Ekosistem Kripto Amerika
Di luar ruang sidang Washington DC, lanskap hukum perpetual futures kripto di Amerika Serikat berhadapan dengan tekanan dari garis depan yang lain. Tepat pada hari yang sama saat mosi CFTC terdaftar, otoritas negara bagian Michigan mengeluarkan perintah penghentian (injunction) yang menyasar operasional Kalshi.
Kasus di Michigan memang berdiri terpisah dari sengketa federal CME, tetapi menjerat entitas penawar kontrak yang sama. Dua rentetan hukum ini membuktikan betapa bergejolaknya ekosistem perpetual futures kripto Amerika saat ini, baik di tingkat pusat maupun yurisdiksi negara bagian. Dilansir dari Cointelegraph.
Sebelumnya: CME Berusaha Jegal Produk Bitcoin Perpetual Kalshi - CFTC Balas dengan Label ‘Cedera Mandiri’
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




