Proposer-Builder Separation (PBS) adalah konsep pembagian kerja dalam jaringan blockchain yang memisahkan tugas pembuat blok transaksi dengan pengusul blok tersebut ke jaringan. Mekanisme ini dirancang untuk mencegah dominasi validator besar, menjaga desentralisasi, dan membagi keuntungan hasil transaksi secara lebih adil kepada seluruh validator.
๐ Cara baca: pro-pou-zer bil-der se-pe-rei-syeun
Penjelasan
Bayangkan sebuah proyek pembangunan jalan raya. Dulu, orang yang merancang tata letak batu dan semen adalah orang yang sama dengan yang memutuskan jalan itu boleh dipakai atau tidak. Akibatnya, pekerja yang pintar memotong jalan bisa mengambil keuntungan sendiri.
Dengan sistem baru ini, pekerjaan itu dibagi dua. Ada arsitek khusus yang ahli menyusun bahan bangunan agar paling efisien, dan ada pengawas yang bertugas memeriksa dan meresmikan hasil kerja arsitek tersebut. Pengawas tinggal memilih rancangan terbaik tanpa perlu repot menyusun batunya sendiri.
Dalam jaringan blockchain seperti Ethereum, proses pembuatan blok baru sangat menentukan kecepatan dan efisiensi transaksi. Awalnya, satu pihak validator bertugas menyusun transaksi ke dalam blok sekaligus mengusulkannya ke jaringan. Hal ini membuat validator yang memiliki komputer canggih bisa memanipulasi urutan transaksi demi keuntungan pribadi atau dikenal sebagai MEV.
Proposer-Builder Separation (PBS) hadir untuk memisahkan dua peran ini demi menjaga keadilan. Builder bertugas mengumpulkan transaksi dan mengoptimalkan urutannya untuk menciptakan blok yang paling menguntungkan. Sementara itu, Proposer (validator) hanya bertugas memilih blok terbaik yang disodorkan oleh para builder untuk dimasukkan ke dalam jaringan blockchain.
Dengan pemisahan ini, validator kecil yang tidak memiliki perangkat canggih tetap bisa mendapatkan keuntungan yang adil. Mereka tidak perlu bersaing dengan validator raksasa dalam menyusun blok, melainkan cukup memilih hasil kerja terbaik dari pembuat blok independen.
Di tingkat protokol Ethereum, PBS membantu mengatasi masalah MEV (Maximal Extractable Value) tersentralisasi. Saat ini, implementasi PBS masih banyak bergantung pada solusi luar (out-of-protocol) seperti MEV-Boost. Namun, komunitas sedang mengembangkan ePBS (enshrined PBS) untuk mengintegrasikan mekanisme pemisahan ini secara langsung ke dalam kode dasar Ethereum demi meningkatkan keamanan dan menghilangkan ketergantungan pada pihak ketiga.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Di Indonesia, meskipun PBS merupakan konsep teknis blockchain yang tidak bersentuhan langsung dengan regulasi OJK/Bappebti mengenai komoditi kripto, prinsip pemisahan kerja ini mirip dengan sistem lelang proyek pemerintah. Pengembang (builder) mengajukan proposal pembangunan infrastruktur terbaik mereka, lalu pejabat berwenang (proposer) memilih proyek paling menguntungkan bagi publik tanpa boleh ikut campur dalam proses konstruksinya demi menghindari korupsi.
Contoh
Analogi sederhananya seperti kawanan semut pekerja dan semut ratu. Semut pekerja khusus bertugas mengumpulkan berbagai jenis makanan berkualitas dari luar sarang dan menatanya dengan rapi sesuai urutan prioritas kelangsungan hidup koloni. Setelah makanan ditata rapi, semut ratu tinggal menyetujui dan memutuskan makanan mana yang akan disimpan terlebih dahulu ke dalam gudang sarang utama tanpa harus ikut mencari sendiri di luar.
Apa tujuan utama dari penerapan Proposer-Builder Separation?
Tujuan utama PBS adalah mencegah monopoli validator besar dalam jaringan blockchain. Dengan memisahkan pembuat dan pengusul blok, validator kecil tetap bisa bersaing secara adil karena mereka dapat membeli rancangan blok paling optimal dari builder profesional tanpa perlu keahlian khusus.
Apa perbedaan peran antara Builder dan Proposer dalam PBS?
Builder bertugas menyusun dan mengurutkan transaksi menjadi draf blok yang paling menguntungkan secara finansial. Sedangkan Proposer bertugas memilih draf blok terbaik tersebut dari builder dan menyebarkannya ke jaringan agar resmi tercatat dalam blockchain.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 12 Agustus 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




