Daftar anggota Project Glasswing bertambah panjang. Payward, perusahaan induk bursa kripto Kraken, resmi bergabung dengan inisiatif besutan Anthropic itu. Langkah ini menjadikan Payward sebagai entitas kripto pertama yang mengantongi akses menuju Claude Mythos 5.
Mythos 5 merupakan model kecerdasan buatan paling mutakhir dari Anthropic yang dirancang khusus untuk keamanan siber. Mesin ini bertugas membaca dan menganalisis kode dengan logika yang mirip dengan cara penyerang bekerja, namun beroperasi nonstop dalam skala mesin.
Kapasitas pelacakan model ini sudah teruji di lapangan. Pada pengujian April 2026, Claude Mythos mengidentifikasi 271 kerentanan di peramban Firefox selama sesi pengujian Mozilla. Kini, Payward akan memanfaatkan kekuatan komputasi yang sama untuk memindai sistem mereka demi mencari celah yang membahayakan aset pengguna.
Membalik Asimetri Pertahanan
Setiap temuan kerentanan yang ditangkap oleh Mythos 5 akan langsung dikirim ke tim keamanan internal Payward untuk ditindaklanjuti. Jika mesin ini mendeteksi kelemahan di perangkat lunak open-source pihak ketiga, Payward berkomitmen melaporkannya ke pengelola proyek yang bersangkutan.
Praktik berbagi informasi ini membuka jalan bagi pelindungan yang melampaui batas internal Kraken, berpotensi mengamankan ekosistem kripto yang lebih luas.
Arjun Sethi, Co-CEO Payward, menyoroti realitas timpang dalam keamanan siber. “Penyerang hanya perlu temukan satu celah. Pembela harus temukan semua celah, setiap hari,” ujarnya. AI frontier ini dinilai sebagai alat pertama yang sanggup membalik asimetri itu.
๐ Baca JugaHacker Kuras 1.083 BTC dalam 41 Menit - Celah Firmware Coldcard 2021 Ternyata Bisa Tebak Seed Phrase
Desakan yang Berbuah Hasil
Bergabungnya Payward ke dalam Project Glasswing menempatkan mereka sejajar dengan raksasa teknologi. Sejak meluncur perdana April 2026 dan diperluas dua bulan kemudian, anggotanya telah menemukan ribuan kerentanan tingkat tinggi maupun kritis. Deretan pesertanya diisi nama besar seperti Amazon AWS, Apple, Google, Microsoft, hingga lembaga keuangan JPMorganChase.
Pemerintah Amerika Serikat juga telah menyediakan Mythos 5 untuk organisasi di dalam negeri yang mengoperasikan infrastruktur kritis. Keputusan membuka pintu bagi perusahaan kripto ini datang setelah desakan industri. Sebelumnya, lebih dari 40 perusahaan Bitcoin dan kripto - termasuk Ark Invest, Coinbase, Block, dan BitGo - merilis surat terbuka yang meminta para pengembang laboratorium AI untuk membuka akses teknologi mereka bagi peneliti keamanan eksternal.
Akses itu kini sudah di tangan. Pertaruhan berikutnya bergeser dari sekadar menemukan celah menjadi seberapa tanggap tim manusia menambal titik lemah yang dilaporkan mesin penjaga mereka. Dilansir dari CoinDesk.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




