Batas angka bulat $1 rupanya masih menjadi titik pertahanan kuat bagi XRP. Sejak reli besar kripto di era “Trump pump” pada November 2024, XRP mencatat rekor dengan mempertahankan harga penutupan sesi harian di atas level $1 selama 635 hari berturut-turut. Pada puncak euforia saat Trump terpilih kembali, aset ini bahkan sempat menyentuh rekor harga tertinggi sepanjang masa di sekitar $3,65.
Namun rekor pertahanan panjang itu nyaris patah dua kali di bulan Agustus. Pada perdagangan tanggal 11 Agustus dan 14 Agustus, harga XRP sempat tergelincir masuk ke zona sen. XRP menyentuh titik terendah lokal di angka $0,9862, walau akhirnya pembeli kembali masuk menopang pasar sebelum pergantian sesi harian.
Jembatan Jebol dan Kontrasnya Pasar Saham
Goyahnya pertahanan ini dipicu oleh eksploitasi keamanan di ekosistemnya. Sebuah insiden peretasan menyerang jembatan protokol yang menghubungkan TX Chain dan XRP Ledger. Eksploitasi ini menguras likuiditas sekitar $200.000. Meski angkanya tergolong kecil untuk ukuran pasar kripto global, insiden ini memukul mundur keyakinan investor jangka pendek.
Sentimen pasar kripto minggu ini juga tidak banyak membantu. Harga Bitcoin turun lebih dari 3% dan kini terjebak di bawah batas $64.000, sementara Ethereum masih kesulitan mempertahankan level $1.900. Menariknya, arus modal tampaknya sedang berpindah haluan. S&P 500 dan Nasdaq justru bergerak mendekati rekor tertinggi mereka pada minggu yang sama, utamanya didorong oleh euforia pembelian saham kecerdasan buatan (AI).
Sinyal Peringatan dari Indikator Teknikal
Selain sentimen luar, grafik harga XRP mulai membunyikan alarm bagi para pedagang. Pola death cross resmi terbentuk di grafik harian setelah garis Exponential Moving Average (EMA) 50 hari melintas turun ke bawah garis EMA 200 hari. Silangan ini menjadi konfirmasi klasik bahwa pihak penjual kini mendominasi tren jangka pendek.
Data dari grafik mingguan mempertegas tekanan jual ini. Indikator Average Directional Index (ADX) XRP di skala mingguan kini berada di level 33,7. Mengacu pada aturan analisis teknikal, angka ADX di atas 25 menunjukkan bahwa sebuah tren sedang berjalan kuat. Mengingat arah harganya turun, ini menegaskan bahwa tren pelemahan saat ini benar-benar bertenaga. Peringatan tambahan muncul dari jarak EMA 50-minggu dan 200-minggu yang terus menyempit berbulan-bulan, membuka potensi kemunculan death cross mingguan.
๐ Baca JugaSentimen Sosial XRP Sentuh Titik Terburuk 3 Bulan - Namun Trader Besar Justru Pasang Long 3 Banding 1
Kenapa Belum Ada Bantuan dari Regulator
Di saat pasar membutuhkan katalis baru untuk menahan laju penurunan, Washington justru sedang menutup pintu. Senat Amerika Serikat memasuki masa reses selama lima minggu penuh tanpa melakukan pemungutan suara untuk Clarity Act. Penundaan ini menggeser jadwal realistis pengesahan aturan ke 15 September.
Di lembaga eksekutif, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) juga membatalkan jadwal pemungutan suara terkait aturan kripto baru mereka. Absennya dorongan regulasi berarti pertahanan 635 hari XRP di atas $1 kini murni bersandar pada kekuatan teknikal pasarnya sendiri. Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




