Yield Token (YT) adalah aset kripto yang mewakili hak kepemilikan atas seluruh bunga atau imbal hasil yang dihasilkan oleh suatu aset pokok dalam protokol keuangan terdesentralisasi hingga tanggal jatuh tempo tertentu. Token ini memungkinkan pengguna bertransaksi atau berspekulasi langsung terhadap fluktuasi suku bunga tanpa harus mengunci modal pokok mereka.
๐ Cara baca: yild tou-ken
Penjelasan
Bayangkan kamu menyewakan sebuah ruko untuk satu tahun. Di awal, kamu bisa membagi hak atas ruko tersebut menjadi dua lembar kertas. Kertas pertama adalah hak untuk mengambil kembali bangunan ruko fisik setelah setahun selesai. Kertas kedua adalah hak untuk mengumpulkan uang sewa bulanan dari penyewa ruko selama setahun tersebut.
Yield Token (YT) mirip dengan kertas kedua. Jika kamu membeli YT, kamu tidak memiliki uang atau aset utamanya, melainkan hanya berhak menikmati seluruh “uang sewa” atau keuntungan yang terus mengalir dari aset tersebut sampai waktu yang ditentukan habis.
Dalam ekosistem DeFi, konsep ini dikenal sebagai pemisahan aset (yield stripping). Ketika pengguna memasukkan aset penghasil imbal hasil ke protokol seperti Pendle, aset tersebut dipecah menjadi Principal Token (PT) dan Yield Token (YT). PT mewakili nilai pokok yang bisa diklaim saat jatuh tempo, sedangkan YT terus mengumpulkan semua imbal hasil dan hak tata kelola yang dihasilkan oleh aset pokok secara real-time.
Nilai dari Yield Token akan terus menurun mendekati nol seiring berjalannya waktu menuju tanggal jatuh tempo, karena periode waktu untuk mengumpulkan hasil semakin singkat. Pembeli YT biasanya berspekulasi bahwa tingkat bunga (APY) dari aset pokok akan naik secara signifikan melebihi harga pembelian YT tersebut di awal.
Secara teknis, YT merepresentasikan hak klaim atas bunga mengambang (variable yield) dari pool likuiditas dasar. Transaksi YT memanfaatkan konsep leverage implisit, karena pengguna dengan modal kecil dapat membeli hak atas imbal hasil dari aset pokok bernilai besar tanpa perlu membeli aset pokok tersebut seutuhnya. Hal ini memungkinkan strategi lindung nilai suku bunga atau eksposur yield jangka panjang yang sangat efisien, meskipun memiliki risiko peluruhan waktu (time decay) yang tinggi.
๐ฎ๐ฉ Konteks Indonesia
Meskipun produk turunan DeFi seperti Yield Token ini tidak terdaftar langsung di exchange lokal Indonesia, aktivitas trading aset kripto secara umum tetap dikategorikan sebagai komoditi di bawah pengawasan OJK/Bappebti dan setiap transaksi jual-beli di platform lokal resmi dikenai pajak final sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Contoh
Bayangkan sebuah klub sepak bola menjual tiket terusan untuk 20 pertandingan dalam satu musim. Kamu membeli tiket terusan ini bukan untuk memiliki stadionnya, melainkan hanya untuk menonton dan menikmati 20 pertandingan tersebut. Setelah musim berakhir, tiket terusan tersebut habis masa berlakunya dan tidak bernilai lagi, namun kamu telah mendapatkan seluruh manfaat hiburan selama musim berjalan.
Apa yang terjadi pada Yield Token setelah melewati tanggal jatuh tempo?
Setelah melewati tanggal jatuh tempo, Yield Token tidak akan menghasilkan imbal hasil lagi dan nilainya akan menjadi nol, karena hak untuk mengklaim keuntungan di masa depan dari aset tersebut sudah habis.
Bagaimana pembeli Yield Token bisa mendapatkan keuntungan?
Pembeli diuntungkan jika rata-rata imbal hasil rill dari aset pokok selama periode berjalan ternyata lebih besar dari harga beli token YT di awal, atau jika mereka menjual kembali YT saat suku bunga pasar sedang melonjak naik.
๐ง Uji Paham
Istilah Terkait
Terakhir diperbarui 17 Agustus 2026. Konten bersifat informatif/edukatif, bukan nasihat keuangan atau hukum - regulasi kripto bisa berubah, selalu verifikasi ke sumber resmi (OJK/Bappebti) untuk keputusan penting.




