GSR merombak drastis susunan model portofolio Core3 mereka pada 12 Agustus 2026. Solana kini menduduki posisi puncak dengan bobot 43,6%, melampaui Ethereum yang berada di 39,5%. Perubahan komposisi ini otomatis menekan Bitcoin turun ke porsi terkecilnya di dalam model ini, yakni hanya bersisa 16,9%.
Pergeseran dana model ini terjadi cepat. Data dari sepekan sebelumnya pada 5 Agustus menunjukkan Solana masih berada di angka 36,5%. Saat itu Ethereum memimpin porsi dengan 44,1% dan Bitcoin memegang jatah 19,3%. Artinya, hanya dalam waktu tujuh hari, bobot Solana naik tajam sebesar 7,1 poin persentase. Kenaikan ini mengambil porsi Ethereum yang turun 4,6 poin serta Bitcoin yang berkurang 2,4 poin.
Sinyal Alpha dan Kontras Imbal Hasil
GSR menyatakan perombakan alokasi ini didorong oleh sinyal relative alpha internal mereka yang kini condong ke Solana. Aset kripto ini dinilai memperlihatkan momentum harga jangka pendek yang lebih tangguh dibandingkan dua pesaing utamanya di pasar.
Data imbal hasil dalam sepekan terakhir sejalan dengan pembacaan sinyal itu. Solana mencatat kenaikan 2,98%, berlawanan arah dengan Bitcoin yang turun 1,02% dan Ethereum yang menyusut tipis 0,20%. Meski begitu, untuk gambaran pergerakan harga sebulan terakhir, Ethereum masih unggul jauh dengan kenaikan 7,88%, sementara Bitcoin membukukan 3,19% dan Solana berada di posisi terbawah dengan 2,44%.
Gelombang Baru Produk Institusional
Keputusan GSR menaikkan bobot Solana ini muncul beriringan dengan ekspansi instrumen investasi institusional berbasis koin itu di bursa saham Amerika Serikat. Pada 28 Juli 2026, Morgan Stanley Investment Management resmi meluncurkan Morgan Stanley Solana Trust, atau MSOL, yang mulai diperdagangkan di bursa NYSE Arca. Produk ini mematok rasio biaya di angka 0,14% dan memiliki fleksibilitas operasional untuk melakukan staking atas 100% aset Solana di dalam kelolaan mereka.
Persaingan produk institusional ini langsung memanas. Pada hari yang sama, penerbit dana lain yakni 21Shares ikut mengambil langkah agresif untuk menarik modal masuk. Mereka membebaskan biaya pengelolaan yang semula dipatok 0,21% untuk produk TSOL mereka. Pembebasan biaya ini berlaku penuh selama satu tahun sejak tanggal peluncuran.
๐ Baca JugaInflasi AS Tepat Sasaran di 3,4% Bawa Bitcoin ke $64.100 - Tapi Pasar Opsi Justru Pasang Pertahanan di Bawah
Sebagai catatan, GSR menegaskan bahwa Core3 bukanlah rekomendasi investasi riil yang sedang berjalan di pasar, melainkan sebatas kerangka model untuk investor profesional. Kinerja historis model ini juga tidak selalu positif. Sepanjang tahun berjalan, model Core3 mencatat penurunan nilai 35,58%, dan dalam rentang satu tahun ke belakang performanya telah anjlok 70,28%.
Langkah mengubah portofolio dengan memasang taruhan besar pada Solana adalah keputusan berbasis momentum jangka pendek. Seberapa jauh momentum ini mampu bertahan mengubah sentimen panjang, aliran dana beberapa minggu ke depan yang akan membuktikannya.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




