Grand Theft Auto VI kembali terseret ke spekulasi pasar kripto menjelang jadwal rilis resminya pada 19 November. Entitas anonim bernama CyberLeek mengancam membocorkan versi lengkap game ini, mencakup seluruh kampanye single-player dari awal hingga kredit akhir. Syarat yang diminta terpusat pada pergerakan harga: kapitalisasi pasar koin Solana bernama CYBERLEEK harus menembus $30 juta. Ancaman bertajuk “The Offer” itu dipublikasikan pada 10 Oktober 2026 melalui situs web milik akun anonim itu.
Target ambisius itu langsung berbenturan dengan kenyataan pasar. Data perdagangan per 11 Oktober mencatat kapitalisasi pasar koin CYBERLEEK hanya berada di kisaran $2,87 juta - belum mencapai sepersepuluh dari target tebusan itu. Pasar kripto memperlakukan token itu layaknya meme coin spekulatif biasa, tanpa lonjakan beli yang diharapkan sang peretas.
25 Menit Rekaman Bocoran dan Klaim Tanpa Bukti
Dua hari sebelum mengajukan tuntutan, tepatnya 8 Oktober, CyberLeek merilis rekaman gameplay GTA 6 berdurasi sekitar 25 menit. Video yang belum pernah beredar itu menampilkan detail karakter, kendaraan, dan ragam aktivitas pemain di dalam game. Distribusi rekaman itu sempat memicu perdebatan panas mengenai seberapa jauh peretas berhasil menembus data pengembang.
Namun video rekaman berbeda dengan kepemilikan game utuh. CyberLeek mengklaim memegang build lengkap GTA 6 yang siap dimainkan, tetapi tidak ada bukti independen yang memverifikasi klaim itu. Tanpa pembuktian langsung dari pihak ketiga, publik belum bisa memastikan apakah peretas benar-benar memegang data final atau sekadar memanfaatkan klip video lama untuk mendongkrak perhatian pasar.
Dari pihak pengembang, reaksi resmi masih nihil. Baik Rockstar Games maupun perusahaan induknya Take-Two Interactive belum memberikan pernyataan publik yang mengonfirmasi hubungan token itu dengan game resmi mereka. Kedua perusahaan memilih tidak menanggapi ancaman peretas di ruang terbuka.
Tuntutan Cakram Fisik dan Riwayat Monetisasi
Menariknya, CyberLeek menyodorkan opsi alternatif bagi Take-Two Interactive di luar tebusan token kripto. Penerbit game itu bisa membatalkan ancaman jika bersedia meminta maaf terbuka dan berkomitmen mendistribusikan GTA 6 dalam bentuk cakram fisik. Tuntutan ini mengincar titik frustrasi komunitas gamer, mengingat Rockstar sebelumnya mengonfirmasi bahwa edisi fisik GTA 6 hanya berisi kode unduhan digital tanpa keping disc di dalam kotaknya.
Aksi membonceng nama besar GTA 6 ini bukan yang pertama bagi CyberLeek. Sepanjang Agustus lalu, mereka merilis 15 klip gameplay dengan kode QR dan materi promosi kripto, lalu mengantongi sekitar $250.000 dari biaya perdagangan. Kendati demikian, angka pendapatan itu belum diverifikasi di buku transaksi on-chain.
๐ Baca JugaOutflow Dogecoin Tembus $57 Juta dalam Sepekan - Bitwise Tutup ETF BWOW Usai 10 Bulan Melantai
Bagi penggemar game dan pemburu meme coin, manuver pemerasan ini membawa risiko dompet yang nyata. Membeli token atas dasar ancaman produk ilegal menempatkan modal pada klaim yang tidak bergaransi. Ketika euforia mereda atau penegak hukum bertindak, pembeli di pasar terbuka yang harus menanggung kerugian likuiditas.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Outflow Dogecoin Tembus $57 Juta dalam Sepekan - Bitwise Tutup ETF BWOW Usai 10 Bulan Melantai
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




