Platform derivatif independen HyENA bersiap mengeksekusi penutupan seluruh pasarnya mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026. Proyek yang memanfaatkan arsitektur HIP-3 Hyperliquid untuk meluncurkan pasar perpetual itu berhenti beroperasi walau telah mencetak volume perdagangan kumulatif melampaui $4 miliar.
Basis pengguna platform berjumlah lebih dari 12.000 trader sejak pertama kali diluncurkan. Para pemegang margin USDe di HyENA juga sempat menerima distribusi nyaris 2,5 juta USDe dalam wujud reward.
Langkah mundur diambil lantaran perubahan susunan stablecoin di tingkat jaringan Hyperliquid. Ekosistem beralih memusatkan kendalinya pada USDC, yang pada gilirannya menekan dan menyisakan sedikit ruang untuk pertumbuhan margin berbasis USDe andalan HyENA.
Bagaimana USDC Mengunci Dominasi Jaringan
Peralihan arah mulai terlihat jelas sejak Mei 2026 saat Coinbase masuk mengisi posisi sebagai deployer treasury USDC resmi untuk Hyperliquid. Kehadiran perusahaan bursa ini mengukuhkan posisi USDC menjadi quote asset utama penggerak ekosistem.
Satu bulan berselang pada Juni 2026, posisinya naik menjadi stablecoin pilihan di jaringan. Hyperliquid saat ini memegang sekitar $6 miliar USDC. Jumlah simpanan kas itu mewakili porsi 8% dari total keseluruhan pasokan USDC yang beredar di pasar global.
Besaran kesepakatan tingkat institusi ini memicu reaksi penilaian ulang dari entitas keuangan tradisional. JPMorgan memutuskan memangkas estimasi pendapatan Coinbase dan Circle setelah menganalisis seberapa jauh dampak ketentuan bagi hasil pendapatan stablecoin yang diterapkan dalam kemitraan baru ini.
Sistem Penghapusan Satu Pasar Setiap Jam
Jajaran pengembang HyENA merancang proses penutupan ini berjalan otomatis. Mulai 31 Agustus, sistem akan menghapus satu pasar setiap jam.
Semua posisi yang masih terbuka pada saat eksekusi akan diselesaikan otomatis mengikuti patokan harga rata-rata tertimbang dari data oracle selama satu jam sebelum penutupan.
๐ Baca JugaDeposito Aave V4 Tembus $806 Juta - Tapi Satu Pasar Intinya Sudah 92% Penuh
Seluruh margin pengguna yang dilepas akan langsung kembali ke dalam saldo spot tiap trader. Mereka juga mendapat opsi untuk mengklaim aset HLPe pada rasio 1:1, sepenuhnya bebas biaya penarikan melalui jalur platform Upshift.
Sistem poin bawaan menemui nasib berbeda. Tim HyENA memastikan semua poin yang terkumpul tidak bisa dikonversi ke token lain dan tidak membawa nilai moneter apa pun.
Akhir perjalanan HyENA membuktikan bahwa eksperimen derivatif independen - sebesar apa pun volumenya - bergantung mutlak pada tuan rumah. Saat fondasi likuiditas dasarnya berpindah, fasilitas yang berdiri di atasnya terpaksa ikut dibongkar. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




