๐Ÿ“… Selasa, 8 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Investigasi $70 Ribu Buktikan TV LG Rekam Obrolan di Balik Dinding - dan 42% Aplikasinya Diam-diam Bajak Wi-Fi Rumah

Investigasi $70 Ribu Buktikan TV LG Rekam Obrolan di Balik Dinding - dan 42% Aplikasinya Diam-diam Bajak Wi-Fi Rumah

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Sebuah investigasi independen yang menelan biaya $70.000 dan memakan waktu pengujian hingga 500 jam mengungkap praktik pengumpulan data di balik smart TV LG. Tim dari Gamers Nexus bersama Level1Techs membuktikan televisi pintar ini memindai jaringan Wi-Fi rumah pembeli dan terus merekam audio meskipun layarnya mati.

Televisi LG memanfaatkan protokol UPnP untuk memetakan perabotan elektronik di sekitarnya. Ponsel, laptop, maupun perangkat pintar lain yang terhubung ke satu router Wi-Fi didata otomatis oleh sistem TV.

Mikrofon Sekunder di Balik Dinding

Temuan paling tajam dari pengujian ini adalah keberadaan mikrofon sekunder tersembunyi. Alat ini tetap hidup dan merekam obrolan ruangan sampai jarak 18 meter, dengan kepekaan menangkap suara tembus dinding. Perekaman berjalan tanpa henti walau pemilik TV sudah menonaktifkan mikrofon utama dari menu pengaturan.

Jika koneksi internet putus, perangkat tidak berhenti bekerja. Televisi mengubah rekaman suara menjadi teks lalu menyimpannya di memori lokal. Begitu koneksi jaringan kembali normal, tumpukan data teks itu langsung diunggah ke peladen.

Mikrofon tidak langsung mati sesaat setelah ruangan hening. Alat perekam tetap aktif 10 hingga 15 detik seusai pengguna selesai berbicara. Fakta teknis ini menabrak bantahan resmi LG pada bulan Juli yang mengklaim mereka tidak merekam percakapan sekitar.

Fitur Automatic Content Recognition (ACR) melengkapi sistem ini dengan menyedot sampel gambar dan audio. Pengumpulan data visual tetap berjalan biarpun televisi cuma dipakai sebagai monitor HDMI pasif untuk menyambung laptop.

Aplikasi webOS Bajak Jalur Internet

Firma keamanan siber Spur menemukan ancaman paralel di dalam ekosistem aplikasi perangkat. Sekitar 42% aplikasi di webOS App Store LG didapati memuat kode residential proxy. Kode sisipan ini mengalihkan lalu lintas internet pihak ketiga dengan menumpang koneksi Wi-Fi yang dibayar oleh pemilik rumah.

Mantan Bos Zondacrypto Ditangkap Saat Hendak Terbang ke China - Kerugian Melonjak ke $94 Juta๐Ÿ“Œ Baca JugaMantan Bos Zondacrypto Ditangkap Saat Hendak Terbang ke China - Kerugian Melonjak ke $94 Juta

Browser bawaan televisi juga menyimpan celah Remote Code Execution (RCE). Peneliti membuktikan peretas sanggup mengeksploitasi sistem dari jarak jauh lewat pancingan pop-up seluler palsu, lalu mengambil alih kendali perangkat TV sepenuhnya.

Menghadapi rentetan temuan pada laporan awal Juli 2026, LG bereaksi lewat perubahan dokumen hukum. Perusahaan memasukkan klausul arbitrase paksa ke dalam perjanjian pengguna setebal 30.000 kata untuk memblokir langkah konsumen mengajukan gugatan class action.

Perjanjian tebal itu kini berdiri sebagai penutup hukum bagi pembeli yang mencari perlindungan privasi, mengunci nasib pemilik rumah bersama perangkat keras yang terus beroperasi dua arah.

Dilansir dari Decrypt.

Baca juga: Tether Hapus Jejak Investasi di Orionx - Bursa Chile Itu Tutup Permanen Setelah $7 Juta Aset Nasabah Lenyap


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share