Mantan mitra bisnis dari pendiri Zondacrypto tertangkap di Silesia, Polandia. Kejaksaan Nasional Polandia cabang Katowice menetapkan Roman ลป. sebagai tersangka kelima dalam kasus dugaan penipuan bursa kripto yang sebelumnya beroperasi dengan nama BitBay. Penangkapan tersangka berlangsung tepat saat ia sedang bersiap melakukan perjalanan ke China.
Pengacara tersangka, Bลaลผej Gazda, mengonfirmasi kliennya menghadapi dua dakwaan pidana termasuk penipuan. Gazda menepis anggapan kliennya berusaha melarikan diri, dan mengklaim perjalanan ke China murni urusan bisnis dengan melampirkan tiket pulang tertanggal 13 September. Alasan kepulangan ini tidak menghentikan langkah Biro Pusat Pemberantasan Kejahatan Siber (CBZC) dan kepolisian yang langsung menggeledah lokasi penangkapan serta kediaman tersangka. Aparat gabungan menyita sejumlah jam tangan mewah serta mengamankan dokumen operasional bursa.
Kerugian Tembus $94 Juta
Penyelidikan resmi atas runtuhnya Zondacrypto baru dibuka pada April 2026. Hingga bulan Juni, kejaksaan sudah menerima lebih dari 3.600 laporan pengaduan dari para nasabah yang mengeluhkan kehilangan dana mereka. Jumlah aduan yang terus bertambah mendorong jaksa penuntut merevisi nilai kerugian.
Pada perhitungan awal, penyidik memperkirakan total kerugian nasabah hanya berada di angka 35 juta zloty. Taksiran terbaru melonjak tajam mencapai lebih dari 350 juta zloty, atau setara dengan $94 juta. Otoritas Polandia langsung mengamankan harta perusahaan demi memfasilitasi potensi klaim ganti rugi nasabah di masa depan. Tim penyidik membekukan dana โฌ4 juta di berbagai rekening bank dan menyita aset tambahan bernilai lebih dari 100 juta zloty.
Langkah penyitaan ini menyusul penutupan operasi bursa. Zondacrypto menahan dana nasabah dengan membekukan fitur penarikan pada Februari 2026. Situs web bursa lalu mati permanen sejak 23 April. Pukulan terakhir datang saat izin entitas hukum mereka, BB Trade Estonia Oร, dicabut pada 29 Juni.
Penyatuan Dua Penyelidikan
Kasus Zondacrypto kini membentang ke luar masalah finansial. Kejaksaan menggabungkan penyidikan dugaan penipuan bursa ini dengan penyelidikan hilangnya pendiri asli BitBay, Sylwester Suszek. Suszek lenyap misterius pada 10 Maret 2022 di Czeladลบ, Polandia.
๐ Baca JugaDrama 4.000 BTC Liquid Network: Pelaku Kembalikan $269 Juta, Tapi Sisa $47 Juta Ditahan Tanpa Penjelasan
Harapan nasabah yang kehilangan dana bertumpu pada dokumen operasional yang disita penyidik dari kediaman tersangka kelima. Kesaksian Roman ลป. bisa menjadi celah bagi penyidik untuk mengungkap kaitan antara penipuan $94 juta dengan raibnya sang pendiri empat tahun lalu.
Dilansir dari crypto.news.
Sebelumnya: Parlemen Polandia Kalah Suara Sahkan Aturan Kripto - Di Tengah Hilangnya Pendiri Bursa dan Skandal $95 Juta
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




