📅 Kamis, 30 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Iran Serang Pangkalan AS di Yordania, Minyak Melonjak 7% - Tapi Bitcoin Temukan Celah Rebound

Iran Serang Pangkalan AS di Yordania, Minyak Melonjak 7% - Tapi Bitcoin Temukan Celah Rebound

📚 Istilah di Artikel Ini:

Garda Revolusi Iran menembakkan beberapa rudal balistik ke pangkalan udara dan pusat militer Amerika Serikat di Yordania. AS mengklaim berhasil mencegat semua rudal itu, dan tidak ada laporan korban segera. Namun, skala serangan ini langsung memicu peringatan keras. Donald Trump berjanji membalas dendam dengan menyatakan, “So it’s our turn. We’re going to hit them very hard.”

Kabar serangan militer ini langsung merambat ke pasar finansial global dan memukul berbagai indeks utama. Dow Jones tercatat turun 2,14%, indeks S&P 500 turun 1,50%, sementara Nasdaq melemah 1,68%. Saham AS merosot akibat kombinasi kepanikan dari kenaikan harga minyak, memanasnya eskalasi perang di Timur Tengah, serta kekhawatiran seputar belanja untuk sektor kecerdasan buatan.

Ketegangan di Rute Perdagangan Utama

Di sektor komoditas energi, harga minyak melonjak tajam. Kekhawatiran utama para trader terpusat pada potensi gangguan suplai di titik-titik sempit logistik, khususnya Selat Hormuz dan kawasan Bab el-Mandeb. Dampak ketakutan ini langsung terlihat di lautan. Pada hari Rabu, hanya ada lima kapal komoditas yang melewati Bab el-Mandeb, anjlok tajam dari total 39 kapal sehari sebelumnya. Pada saat yang sama, data stok minyak Amerika Serikat menunjukkan penurunan 7,2 juta barel menjadi 404,5 juta - ini merupakan level persediaan terendah sejak tahun 2018.

Konflik ini juga meluas melampaui wilayah Yordania. Arab Saudi dilaporkan ikut menyerang kelompok Popular Mobilization Forces yang terafiliasi dengan Iran di Irak, menewaskan 20 anggotanya. Di jalur pengawasan keuangan, tekanan terhadap operasional logistik Iran juga makin ketat. US Treasury merilis sanksi baru terhadap dua perusahaan terkait Garda Revolusi Iran (IRGC) yang mengoperasikan skema asuransi maritim wajib di kawasan Selat Hormuz. Kedua entitas ini diketahui menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin demi menghindari jaring sanksi Barat. Sejak awal 2026, otoritas AS sudah menjatuhkan sanksi pada lebih dari 100 kapal yang dicurigai terkait dengan armada bayangan Iran.

Perbedaan Arah Harga Bitcoin

Kepanikan pasar ini awalnya menyeret instrumen digital turun. Harga Bitcoin jatuh hingga menembus level di bawah $64.000 sesaat setelah berita serangan Iran dilaporkan. Namun, arah tren aset ini berbalik dan tidak mengekor kemerosotan pasar saham lebih jauh.

Citadel Securities Prediksi Suku Bunga Naik Minggu Ini - dan Altcoin Jadi Barisan Pertama yang Tertekan📌 Baca JugaCitadel Securities Prediksi Suku Bunga Naik Minggu Ini - dan Altcoin Jadi Barisan Pertama yang Tertekan

Bitcoin perlahan pulih ke kisaran $64.435. Rebound ini terjadi tepat setelah Bank Sentral AS mengumumkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada rentang 3,50% hingga 3,75%. Keputusan ini keluar dengan catatan bahwa tiga dari 12 pejabat The Fed menyumbang voting untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Bagi pemegang aset kripto, pergerakan dua arah ini menjadi pengingat bahwa guncangan geopolitik sanggup menekan harga sesaat, tapi kendali pasar tetap ada di tangan kebijakan moneter.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share