๐Ÿ“… Kamis, 17 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
The Fed Kerek Suku Bunga Pertama Sejak 2023 - Bitcoin Tergelincir Saat Warsh Tolak Tekanan Trump

The Fed Kerek Suku Bunga Pertama Sejak 2023 - Bitcoin Tergelincir Saat Warsh Tolak Tekanan Trump

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Federal Reserve resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dari kisaran 3,5%-3,75% menjadi 3,75%-4% pada 16 September 2026.

Berbeda dari rapat bulan Juli yang terbelah lewat perbandingan 9-3, pemungutan suara kali ini menghasilkan keputusan utuh. Seluruh 12 anggota voting Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) sepakat penuh mendukung langkah pengetatan uang demi menahan laju harga.

Kenaikan pertama sejak Juli 2023 membawakan arah kebijakan perdana di bawah komando Chair Kevin Warsh. Sang ketua baru perdana memimpin rapat yang mengubah tingkat suku bunga.

Inflasi 3,4% Memaksa Kebijakan Baru

Angka makroekonomi bulan Agustus menyajikan dasar kuat pengetatan moneter The Fed. Indikator inflasi headline tahunan Amerika Serikat tercatat kembali mendaki, menyentuh level 3,4%. Bersamaan dengan itu, indeks harga konsumen inti atau core CPI naik 0,3% dari hitungan bulan Juli dan bertengger di angka 2,4% year-on-year.

“Inflation is the problem,” tegas Warsh dalam konferensi pers pertamanya. Ia menjanjikan intervensi bank sentral untuk menjinakkan harga lewat pernyataan lugas, “We will deliver price stability.”

Sikap hawkish melekat ke jajaran pembuat kebijakan lain. Catatan dari proyeksi menunjukkan 16 dari total 18 policymaker memperkirakan masih ada minimal satu kali kenaikan suku bunga sebelum penutupan tahun 2026.

Angka perkiraan menengah atau median forecast hasil rapat para pejabat menempatkan level suku bunga acuan tertahan pada rentang angka 4%-4,25% di pengujung tahun.

Kenaikan 25 basis poin sejatinya tidak melanda lantai bursa dengan mendadak. Para pelaku di Wall Street sudah memperhitungkan langkah pengetatan atau melakukan pricing-in selama berminggu-minggu sebelum pengumuman FOMC turun.

Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Lompat ke 94,5% - Tapi Wall Street Justru Terbelah Soal Skenario Akhir Tahun๐Ÿ“Œ Baca JugaPeluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Lompat ke 94,5% - Tapi Wall Street Justru Terbelah Soal Skenario Akhir Tahun

Efek uang mahal tetap merembes langsung ke ranah kripto. Tingkat imbal hasil pinjaman yang makin tinggi menjanjikan cuan aman pada instrumen surat utang pemerintah. Modal yang mengejar obligasi ditarik keluar meninggalkan berbagai kelas instrumen berisiko tinggi.

Harga Bitcoin melompat sesaat sesudah dokumen pengumuman naik ke permukaan. Rentetan pergerakan kilat cuma bertahan hitungan menit, tekanan jual akhirnya menggiring Bitcoin merosot ke level $75.500.

Nilai penutupan hari perdagangan membawa harga aset kripto terbesar sedunia itu mencatat angka penurunan harian sebesar 0,5%.

Pada sesi penutup, Warsh menyisipkan konfirmasi bahwa mesin pertumbuhan ekonomi Amerika beroperasi stabil. Pilar perekonomian yang kokoh ia jadikan pijakan buat menjawab dan menolak tekanan politik dari Trump, tokoh yang sebelumnya bersikeras meminta pelonggaran iklim investasi lewat penurunan bunga.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: ByteDance Tarik Pinjaman Tanpa Agunan $29,6 Miliar Demi AI - 28 Bank Global Justru Berebut Kuota


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share