📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Jaksa Turki Bongkar Jaringan Pencucian $1 Miliar - 504 Orang Didakwa, Otak Utama Terancam 34 Tahun

Jaksa Turki Bongkar Jaringan Pencucian $1 Miliar - 504 Orang Didakwa, Otak Utama Terancam 34 Tahun

📚 Istilah di Artikel Ini:

Kejaksaan Istanbul baru saja menjatuhkan salah satu dakwaan pencucian uang terbesar yang pernah menyeret kripto: 504 orang didakwa dalam jaringan yang diduga memindahkan hampir 40 miliar lira Turki - setara sekitar $1 miliar - lewat perusahaan cangkang, toko perhiasan, penyedia pembayaran, sampai transaksi aset digital.

Angka tersangkanya saja sudah bikin geleng kepala. Tapi yang membuat kasus ini menonjol bukan cuma jumlah orangnya, melainkan betapa rapi jaringan itu menyamarkan uang haram jadi terlihat sah.

Toko Emas, Perusahaan Cangkang, dan Aplikasi Rahasia Bernama ‘M80’

Menurut dakwaan setebal 1.548 halaman yang disusun Kantor Kejaksaan Agung Istanbul, jaringan ini diduga mengubah sebagian dana hasil operasi judi ilegal menjadi kripto sebelum ditransfer ke luar negeri. Kripto jadi salah satu lapisan pencuci di antara deretan toko perhiasan dan perusahaan cangkang yang dipakai untuk mengaburkan asal-usul uang.

Yang menarik, jaksa menyebut jaringan memakai platform akuntansi digital internal bernama ‘M80’ untuk melacak pergerakan dana mereka sendiri - semacam pembukuan gelap agar arus miliaran dolar tetap tercatat rapi bagi para pelaku. Korban juga diduga dijerat lewat skema investasi bodong yang menjanjikan imbal hasil tak wajar tingginya.

Otak Jaringan Terancam Puluhan Tahun

Jaksa tak main-main soal tuntutan. Tersangka utama Turker Ak dituntut hukuman hingga 34,5 tahun penjara, sementara manajer jaringan Murat Donmezoglu menghadapi ancaman hingga 31 tahun. Sisa ratusan tersangka lain menanti proses hukum masing-masing.

Kripto dan Pencucian Uang: Tekanan Global yang Kian Menyempit

Kasus Turki ini bukan peristiwa terisolasi. Ia menambah rentetan penegakan hukum global yang mulai mengepung sisi gelap kripto. Bulan lalu bank sentral China menyebut pencucian uang berbasis kripto tetap jadi prioritas penegakan mereka, sementara Irlandia menilai aset kripto sebagai risiko pencucian uang ‘sangat signifikan’ dalam penilaian risiko nasional terbarunya.

Dua Peretas 'Scattered Spider' Divonis Penjara di Inggris - Grup Ini Dituduh Kumpulkan $115 Juta Tebusan Kripto dari Puluhan Perusahaan📌 Baca JugaDua Peretas ‘Scattered Spider’ Divonis Penjara di Inggris - Grup Ini Dituduh Kumpulkan $115 Juta Tebusan Kripto dari Puluhan Perusahaan

Turki sendiri punya rekam jejak agresif terhadap sektor ini. Tahun lalu, developer inti Ethereum Federico Carrone - dikenal dengan julukan ‘Fede’s Intern’ - sempat ditahan otoritas Turki sekitar 24 jam atas tuduhan membantu penyalahgunaan jaringan Ethereum, meski ia membantah dan akhirnya kembali ke Eropa.

Buat pengguna kripto biasa, pesan dari kasus sebesar ini cukup gamblang: era di mana blockchain dianggap tempat sempurna untuk sembunyikan uang haram sedang menutup pintunya satu per satu. Justru sifat transaksi yang tercatat permanen membuat penyidik makin mudah menarik benang merah begitu satu simpul terurai. Ketika jaringan sebesar 504 orang bisa dibongkar sekaligus, pertanyaannya bukan lagi apakah pelaku bisa dilacak - tapi kapan giliran berikutnya tiba.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share