📅 Minggu, 26 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
LMAX Incar IPO Nasdaq $5 Miliar - Valuasi Naik 5 Kali Lipat Usai Perkuat Lini Kripto Institusi

LMAX Incar IPO Nasdaq $5 Miliar - Valuasi Naik 5 Kali Lipat Usai Perkuat Lini Kripto Institusi

Grup infrastruktur pasar modal LMAX bersiap mengambil langkah besar. Perusahaan yang melayani institusi seperti bank, broker, dan hedge fund ini menggandeng Morgan Stanley dan KBW untuk meninjau opsi penjualan penuh atau pencatatan saham publik (IPO). Berdasarkan sumber yang mengetahui diskusi privat ini, target valuasi dari transaksi itu bisa menembus $5 miliar.

Ada beberapa opsi di atas meja, mulai dari penjualan menyeluruh, merger lewat perusahaan cek kosong (SPAC), hingga IPO di bursa saham AS atau Eropa. Satu sumber menyebut pencatatan saham di Nasdaq menjadi rute paling disukai. Sampai sekarang, manajemen LMAX belum memulai proses publik formal atau menyetujui perjanjian apa pun, dan menolak memberi komentar.

Lompatan Lima Kali Lipat dalam Lima Tahun

Angka $5 miliar itu bukan target sembarangan. Terakhir kali LMAX mendapat pendanaan di pasar privat terjadi pada Juli 2021. Saat itu, firma ekuitas J.C. Flowers membeli 30% saham senilai $300 juta yang menempatkan perusahaan di valuasi $1 miliar. Jika target baru ini tercapai, valuasi LMAX melompat lima kali lipat dalam lima tahun.

Mesin utama di balik ekspansi ini adalah penetrasi ke ranah aset digital. LMAX mengoperasikan LMAX Exchange, LMAX Global, dan LMAX Digital dengan infrastruktur pencocokan order di London, New York, Tokyo, dan Singapura. Sejak awal 2026, perusahaan menekan pedal gas untuk memperdalam layanan kripto lewat serangkaian kemitraan.

Pada bulan Januari, LMAX meneken kerja sama multi-tahun dengan Ripple. Perusahaan pembayaran itu mengucurkan pembiayaan $150 juta, sementara LMAX mengintegrasikan stablecoin RLUSD. Aset kripto ini dipakai untuk fungsi penyelesaian transaksi, kolateral, dan margin pada pasar spot, kontrak berjangka perpetual, hingga CFD.

Menggandeng Bank Tradisional

Sebulan setelah integrasi Ripple, LMAX meluncurkan Omnia Exchange pada Februari 2026. Platform 24 jam penuh ini melayani konversi aset tradisional dan ter-tokenisasi lewat satu pintu API. Langkah ekspansi berlanjut di bulan Mei lewat Kiosk, layanan gabungan untuk penitipan aset, manajemen kolateral, dan akses trading.

Puncak kemitraan terjadi pada bulan Juli ketika LMAX bersama Standard Chartered menyelesaikan perdagangan prime brokerage aset digital pertama untuk Bitcoin dan Ether dengan masa penyelesaian T+1. Rangkaian produk ini merapikan fondasi perusahaan menuju bursa saham.

BitMart Mendadak Tutup Setelah Sembilan Tahun Buka - Volume Harian Melonjak $1,6 Miliar Bukan Karena Orang Beli📌 Baca JugaBitMart Mendadak Tutup Setelah Sembilan Tahun Buka - Volume Harian Melonjak $1,6 Miliar Bukan Karena Orang Beli

Kendati persiapannya matang, eksekusi IPO tidak akan diburu-buru. Sumber dari dalam menyebut perusahaan merasa tidak tertekan untuk mencatatkan saham selama sentimen pasar kripto masih lemah. Ini adalah keputusan logis di tengah industri yang terbelah menjadi dua arah.

Di satu sisi, perusahaan dompet Ledger baru saja menyetop rencana IPO akibat minat investor yang lesu. Namun platform Blockchain.com justru diam-diam mengajukan dokumen pencatatan saham di AS. Dengan infrastruktur yang menopang klien institusi besar, LMAX punya pilihan untuk bersabar dan melantai hanya saat angin pasar kembali berpihak.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share