Divisi ventura Nasdaq menyuntikkan dana $100 juta ke Payward, perusahaan induk bursa kripto Kraken. Investasi baru itu menempatkan valuasi Payward di angka $21 miliar. Angka valuasi itu naik tajam dalam kurun waktu lima bulan, beranjak dari titik $13,3 miliar yang tercatat saat Deutsche Bรถrse menanamkan modal $200 juta pada April lalu.
Kesepakatan penyertaan modal itu mengikat kedua belah pihak dalam kerja sama operasional tingkat lanjut. Kraken akan mendistribusikan saham-saham terdaftar di Nasdaq yang sudah tertokenisasi langsung melalui platform perdagangannya. Pemegang saham digital itu mendapatkan hak suara yang setara dengan pemilik saham biasa. Sebagai timbal baliknya, Kraken menyepakati penerapan sistem teknologi pengawasan pasar Nasdaq di seluruh tempat perdagangannya, mencakup pasar kripto, ekuitas, ekuitas tertoken, hingga kontrak berjangka dan opsi.
Persiapan Token Nasdaq
Kolaborasi investasi itu melanjutkan tahap awal kemitraan Nasdaq dan Payward yang diumumkan sejak Maret 2026. Nasdaq kini bahkan merancang peluncuran token buatan mereka sendiri, menurut laporan sumber yang dikutip Bloomberg. Agenda penerbitan token itu dijadwalkan meluncur pada kuartal kedua tahun depan.
Langkah ekspansi Nasdaq merespons pertumbuhan di pasar aset dunia nyata. Data RWA.xyz menunjukkan nilai seluruh saham tertoken yang beredar saat ini sudah melampaui $2,9 miliar. Nilai peredaran aset itu membukukan pertumbuhan 7,4% dalam satu bulan terakhir.
Tren Modal Bursa Tradisional
Investasi bursa saham tradisional ke platform kripto tidak cuma datang dari satu entitas. Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan pemilik New York Stock Exchange, lebih dulu menanamkan modalnya di OKX pada bulan Maret lalu. Investasi di bursa pesaing Kraken itu masuk pada valuasi $25 miliar, yang membuat ICE langsung menempatkan perwakilannya di kursi direktur.
Bagi Kraken, integrasi dengan institusi keuangan konvensional juga terus diperlebar. Pada awal September, bursa kripto itu menandatangani kemitraan bersama London Stock Exchange. Kerja sama lintas negara itu ditujukan untuk membuka akses perdagangan saham tertoken asal Inggris dengan jadwal operasional 24 jam sehari selama lima hari seminggu, yang dijadwalkan mulai melayani transaksi pada 2027.
๐ Baca JugaBinance Hapus Pax Dollar dari Seluruh Layanan - Bukan Karena Gagal Bayar
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Lima Bank Terbesar Brasil Jual Kripto ke 7 Juta Nasabah - Tapi Tolak Pegang Sepeser pun di Neraca
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




