๐Ÿ“… Kamis, 10 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Ant International, Visa, dan Mastercard Awasi Bot AI - Antisipasi Gelombang Belanja Otomatis $5 Triliun

Ant International, Visa, dan Mastercard Awasi Bot AI - Antisipasi Gelombang Belanja Otomatis $5 Triliun

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Tiga entitas pembayaran lintas negara sepakat menetapkan aturan main baru untuk mesin yang bisa menghabiskan uang. Ant International resmi menjalin kemitraan dengan Visa dan Mastercard guna merancang kerangka kerja identitas pembayaran interoperabel. Mereka menamai standar baru itu ‘Know Your Agent’, atau biasa disingkat KYA.

Tujuan inisiatif KYA berfokus pada sisi keamanan akses. Standar itu disiapkan sebagai landasan bagi merchant dagang maupun penyedia gerbang pembayaran untuk memeriksa tiga elemen dari bot kecerdasan buatan (AI). Ketiga elemen itu mencakup verifikasi identitas mesin, rentang otoritas belanja yang diizinkan pemilik manusia, serta tingkat kepatuhan perilaku agen AI selama mengeksekusi transaksi otonom.

Mengutip angka laporan riset McKinsey, volume perdagangan konsumen global yang ditangani langsung oleh agen AI diperkirakan menembus $3 triliun hingga $5 triliun pada tahun 2030. Nilai transaksi setinggi itu mendorong para pengelola infrastruktur finansial untuk memancang lapis identifikasi dari sekarang, sebelum jaringan pembayaran dipenuhi pesanan belanja dari program komputer.

Identitas Berlaku Lintas Platform

Dari kacamata pengembang, kerangka kerja bersama KYA memotong birokrasi pendaftaran agen otonom. Begitu pemilik AI mendaftarkan bot miliknya dan lulus verifikasi di satu jaringan penyedia - seperti Ant International - program itu bebas dari kewajiban mengurus identitas ulang saat beralih lapak transaksi.

Status pengakuan silang itu membuat profil agen dibaca valid begitu masuk ke ekosistem pembayaran Visa maupun Mastercard. Pertukaran data antar-jaringan ini menjamin mesin belanja otonom bisa bermanuver mengeksekusi pesanan antar platform niaga tanpa tertahan proses registrasi identitas manual.

Melanjutkan Rute Stablecoin

Kesepakatan tiga perusahaan ini meneruskan pembangunan infrastruktur pembayaran otonom yang strukturnya sudah lebih dulu dirilis. Pasar kripto sebelumnya mencatat peluncuran layanan awal seperti Mastercard Agent Connect dan Visa Intelligent Commerce Connect. Dua sistem perintis itu bertugas menghubungkan metode otentikasi berbasis token dengan jalur penyelesaian transaksi final memakai stablecoin.

Mastercard Gandeng Anthropic untuk Agen Belanja AI - Dan Rutenya Terhubung ke Rel Stablecoin๐Ÿ“Œ Baca JugaMastercard Gandeng Anthropic untuk Agen Belanja AI - Dan Rutenya Terhubung ke Rel Stablecoin

Langkah menyatukan standar pengenalan bot ini menandakan program mandiri mulai diakui sebagai entitas pengguna finansial. Bagi kreator proyek Web3, merancang agen otonom kini wajib memikirkan rekam jejak identitas mesin. Kode bot yang tidak mengantongi status KYA nantinya berisiko terisolir di lingkup tertutup dan kehilangan jalur interaksi menuju dompet perdagangan ritel utama.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Arthur Hayes Rilis Blockchain Khusus Agen AI - 2,48 Miliar Token Dibagikan Tanpa Jatah VC


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share