📅 Kamis, 30 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Netmarble Tolak Bikin NFT Statis - Karakter Antagonis 'The Seven Deadly Sins' Diubah Jadi Aset Interaktif

Netmarble Tolak Bikin NFT Statis - Karakter Antagonis ‘The Seven Deadly Sins’ Diubah Jadi Aset Interaktif

Salah satu developer game mobile terbesar di Korea Selatan baru saja memperluas jangkauan portofolio blockchain mereka dengan membawa kekayaan intelektual anime populer ke dalam ekosistem token kripto. Melalui divisi khusus blockchain gaming miliknya, MARBLEX, Netmarble resmi mengumumkan peluncuran koleksi Non-Fungible Token (NFT) terbaru. Koleksi ini didasarkan pada cerita manga dan anime fantasi terkenal, “The Seven Deadly Sins” alias Nanatsu no Taizai, dan meluncur dengan tajuk spesifik “Revival of the Commandments”.

Pemilihan nama “Revival of the Commandments” memiliki akar pada materi aslinya. Label ini merujuk langsung pada salah satu arc cerita utama di dalam manga, di mana alur cerita berpusat pada kebangkitan kelompok karakter antagonis utama yang dikenal dengan nama The Commandments. Masuknya waralaba ini menambah panjang daftar portofolio MARBLEX, yang sebelumnya sudah meluncurkan beberapa judul GameFi dan ekosistem game lain berbasis IP terkenal. Seluruh proyek ini tergabung dalam satu payung ekosistem blockchain yang beroperasi menggunakan token asli mereka, MBX.

Pengalaman Interaktif, Bukan Koleksi Statis

Ada perbedaan mendasar pada jenis aset yang diluncurkan Netmarble kali ini dibandingkan gelombang NFT gambar profil biasa. Berdasarkan laporan dari publikasi gaming Korea Selatan Inven Global serta Asia Economic Journal, proyek The Seven Deadly Sins ini diklasifikasikan sebagai NFT jenis “Experiential”. Model ini tidak dirancang untuk menjadi gambar diam di dalam dompet kripto pembeli, melainkan dibangun untuk memberikan pengalaman bermain game yang interaktif bagi para pemegangnya.

Arah pengembangan semacam ini sejalan dengan tren di industri Web3 yang belakangan terus mengawinkan berbagai IP anime populer dengan sektor NFT gaming. Bagi developer mapan sekelas Netmarble, penggabungan kekayaan intelektual dengan arsitektur blockchain dinilai sebagai salah satu cara untuk memonetisasi aset gaming mereka saat ini. Model ini memungkinkan mereka merangkul basis penggemar besar yang sudah terbangun - mengubah kebiasaan interaksi pemain lama menjadi bentuk kepemilikan aset digital baru.

Pergeseran Cara Pemain Menghabiskan Uang

Strategi MARBLEX memperlihatkan pergeseran nyata tentang bagaimana sebuah waralaba game memonetisasi karya dari penggemarnya. Dengan mengemas karakter arc The Commandments menjadi aset interaktif di jaringan kripto, Netmarble mengarahkan pemain untuk berpartisipasi lewat jalur kepemilikan token MBX, bukan lagi sekadar pembelian item game konvensional. Bagi para penggemar anime yang terjun ke dalamnya, batas antara bermain game biasa dan mengelola aset digital kini makin kabur.

CMO OpenSea Mundur Setelah 18 Bulan - Tapi Ambisi Perpetual Futures Mereka Tidak Berhenti📌 Baca JugaCMO OpenSea Mundur Setelah 18 Bulan - Tapi Ambisi Perpetual Futures Mereka Tidak Berhenti

Dilansir dari Inven Global.

Baca juga: Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share