Papertrade resmi membuka perdagangan bursa perpetual di jaringan HyperEVM pada 10 Oktober 2026 dengan leverage hingga 1000x. Minat pasar langsung tampak dari data DefiLlama: sekitar $85,3 juta deposit masuk ke sistem sebelum bel pembukaan berbunyi pada pukul 10 pagi waktu ET.
Angka $85,3 juta itu tidak berdiri sebagai dana likuiditas siap pakai. Nilai itu merupakan gabungan saldo trading milik nasabah dan kas protokol, bukan tumpukan modal yang siap melunasi seluruh kemenangan trader seketika. Di balik angka mula yang besar, ada mekanisme kas yang bekerja terbalik dari bursa derivatif pada umumnya.
Kas Bermula dari Nol dan Aturan Antrean Pembayaran
Bursa ini tidak menyiapkan modal cadangan di awal. Pool kas protokol bermula dari nol dan baru terisi setiap kali ada trader yang menelan kerugian. Dengan kata lain, uang kekalahan trader menjadi sumber utama pendanaan kas pembayaran sistem.
Masalah muncul bila trader mencetak keuntungan saat kas protokol masih tipis. Jika saldo kas tidak mencukupi untuk membayar profit trader yang menang, sisa keuntungan dialihkan ke antrean pembayaran atau payout queue. Trader yang berhak atas profit harus menunggu di antrean hingga kas terisi kembali oleh kerugian posisi pengguna lain.
Seluruh kontrak di platform ini berjalan sintetis melawan pool Papertrade sendiri. Penentuan harga masuk dan keluar posisi tidak memakai order book internal, melainkan mengambil titik tengah (midpoint) antara penawaran beli terbaik dan jual terbaik dari bursa Hyperliquid.
Token PAPER Dicetak dari Kerugian
Mekanisme kerugian ini menjalar ke model pasokan token native mereka, PAPER. Suplai PAPER bermula dari nol dan baru dicetak dari kerugian trader yang terealisasi. Protokol membagikan 100 PAPER untuk tiap satu dolar kerugian trader selama saldo pool protokol belum menembus $2 juta. Tim pengembang maupun pemodal ventura tidak menerima alokasi token sama sekali dalam skema ini.
Pemegang PAPER sudah bisa melakukan staking dan unstaking sejak hari pertama, tetapi fitur transfer antar-dompet sengaja dimatikan. Nasabah hanya dapat bertransaksi lewat antarmuka web serta relayer yang disetujui, sementara akses langsung ke smart contract tetap dibatasi.
Wewenang Pembekuan Pasar dan Risiko Likuiditas Tertunda
Dari sisi tata kelola, pengembang menerapkan timelock tujuh hari untuk setiap pembaruan kontrak. Di sisi lain, operator memegang kendali darurat untuk menghentikan operasional pasar maupun membekukan instrumen perdagangan tertentu.
๐ Baca JugaTransaksi Robinhood Chain Anjlok 42% dalam Tiga Pekan - Tapi $1 Miliar Dana Pengguna Malah Diam di Dalam Jaringan
Bagi pelaku pasar yang memburu leverage 1000x, tawaran Papertrade menuntut kehati-hatian ekstra pada likuiditas kas. Kemenangan besar di posisi trading bisa tertahan di payout queue jika volume kerugian pengguna lain belum mencukupi untuk melunasi dana pencairan.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




