๐Ÿ“… Rabu, 19 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Peluang Sempat Runtuh ke 10%, Senat Tetapkan Voting CLARITY Act 15 September - Kini Giliran CFTC Putar Haluan

Peluang Sempat Runtuh ke 10%, Senat Tetapkan Voting CLARITY Act 15 September - Kini Giliran CFTC Putar Haluan

Peluang lolos CLARITY Act sempat anjlok tajam dari level 82% menjadi sisa 10%. Namun jalan bagi regulasi ini belum tertutup. Saat berbicara di panggung SALT Conference, Senator Cynthia Lummis mengumumkan rancangan undang-undang ini akhirnya resmi dijadwalkan masuk tahap voting Senat pada 15 September mendatang pukul 14.00.

Penetapan jadwal pemungutan suara ini hadir bersamaan dengan perubahan sikap dari para pembuat kebijakan di tingkat federal Amerika Serikat. Sinyal perubahan paling kuat datang dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) yang mulai memutar haluan pendekatannya terhadap aset digital.

Pertemuan Tertutup di Gedung Putih

Ketua CFTC Mike Selig menyoroti keras lambatnya penerimaan teknologi baru dalam sistem keuangan. Ia menyebut bahwa selama bertahun-tahun, inovasi industri tertahan oleh kelompok yang ia juluki “pasukan anti-kripto, doomers, dan mereka yang menolak percepatan”. Selig memastikan lembaganya kini mengambil posisi berbeda.

“CFTC sedang membalik halaman dan menavigasi perbatasan baru keuangan sebagai inovator,” kata Selig.

Langkah baru CFTC ini mendahului sebuah agenda krusial di Gedung Putih yang dijadwalkan pada 19 Agustus. Pemerintah membuka pintu bagi para pemimpin industri untuk bertemu dan berdiskusi langsung. Deretan petinggi yang diundang mencakup tokoh dari Coinbase, Ripple, a16z, Chainlink, Paradigm, dan Kalshi. Di kubu pengambil kebijakan, Presiden Trump, Ketua SEC Paul Atkins, serta Ketua CFTC Selig kemungkinan besar bergabung di meja yang sama.

Batas Waktu Aturan Stablecoin

Meski jalur dialog politik makin terbuka, peringatan justru datang dari dalam industri. CEO Lynq, Jerald David, menegaskan bahwa kejelasan regulasi dari pemerintah saja tidak cukup untuk mengamankan operasional kripto. Pasar masih dihadapkan pada kendala mendasar terkait infrastruktur penyelesaian transaksi atau settlement yang wajib beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu tanpa gangguan.

Korea Selatan Resmi Blokir Polymarket - Prediksi Curah Hujan Seoul Berujung Jerat Hukum Judi๐Ÿ“Œ Baca JugaKorea Selatan Resmi Blokir Polymarket - Prediksi Curah Hujan Seoul Berujung Jerat Hukum Judi

Di ranah eksekutif lainnya, Departemen Keuangan AS (Treasury) juga menyusun langkah penertiban baru melalui usulan aturan GENIUS Act Bagian 3. Aturan ini dirancang khusus untuk membatasi operasi penerbit stablecoin dengan tenggat waktu ketat. Lisensi penuh akan menjadi syarat wajib mulai 18 Januari 2027. Jika entitas terkait gagal mengantongi izin hingga 18 Juli 2028, penerbit stablecoin itu akan langsung dikenai larangan beroperasi.

Pertemuan tingkat tinggi di bulan Agustus dan penetapan jadwal voting Senat di bulan September menciptakan kerangka waktu krusial. Di antara tuntutan kesiapan teknis infrastruktur dan tenggat waktu perizinan dari pemerintah, arah kebijakan kripto segera diuji di lapangan nyata.

Dilansir dari @Cointelegraph di X.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share