Total nilai aset kripto menyusut ke angka $2,6 triliun pada perdagangan tanggal 15 September 2026. Penurunan harian yang memangkas lebih dari 2% kapitalisasi pasar dipimpin langsung oleh Bitcoin. Mata uang kripto terbesar itu melemah lebih dari 3%, membawanya jatuh menembus level $76.000 dan sempat menyentuh area dekat batas bawah $75.000.
Akar pergerakan aset merujuk pada kalender ekonomi di Washington. Menjelang malam, data probabilitas pasar terkait potensi The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin melonjak melewati batas 92%. Laju pergerakan angka probabilitas bergeser cepat; naik dari tingkat 69,4% pada hari Jumat sebelumnya, merangkak ke 86,5% di pagi hari, sebelum akhirnya mencapai puncaknya.
Jika bank sentral mengeksekusi pengetatan, rentang target suku bunga Amerika Serikat akan bergerak naik dari 3,50%-3,75% menuju 3,75%-4,00%.
Proyeksi Bank Besar
Analis dari Goldman Sachs dan JPMorgan sama-sama menyusun proyeksi bahwa kenaikan 25 basis poin pasti terjadi pada bulan September. Morgan Stanley mengambil pandangan yang lebih agresif dengan memproyeksikan dua kali kenaikan suku bunga berturut-turut, yakni untuk bulan September dan Desember. Institusi itu mengaitkan proyeksi suku bunga tinggi dengan laju inflasi yang persisten, tingginya harga minyak dunia, dan permintaan modal yang sangat kuat untuk investasi kecerdasan buatan.
Aksi jual meluas menembus batas kripto. Pasar saham Amerika Serikat, termasuk indeks Nasdaq dan S&P 500, ditutup di zona merah pada hari yang sama. Kondisi bursa memerah merangkum konteks makro penting: investor sibuk memangkas eksposur risiko sebelum dua peristiwa besar Amerika Serikat berlangsung sekaligus.
Pukulan Ganda Sebelum Pidato The Fed
Tekanan likuiditas datang mendera ekosistem aset digital pada waktu yang tidak tepat. Kabar kenaikan suku bunga terjadi bersamaan dengan kegagalan RUU CLARITY Act di Senat. Kombinasi antara biaya modal yang lebih mahal dan kebuntuan regulasi menciptakan pukulan ganda bagi pasar kripto.
๐ Baca JugaTrump Tolak Seruan Bos Anthropic untuk Rem Laju AI - Klaim Dirinya Sendiri Sebagai Pengaman Terbaik
Keputusan resmi FOMC dijadwalkan terbit pada 16 September, yang akan langsung diikuti oleh sesi komentar dari Ketua The Fed Kevin Warsh. Angka final suku bunga mungkin sudah diprediksi bursa, tapi pernyataan Warsh di podium kelak menentukan nasib aliran modal di aset berisiko untuk kuartal selanjutnya.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Nvidia Bidik Saham Anthropic $10 Miliar Sebelum IPO - Incar Valuasi Sejarah $2 Triliun
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




