Satu lagi proyek NFT yang menjanjikan inovasi berujung pada dakwaan hukum. Taj Tarsha, pendiri proyek NFT Few and Far, didakwa menggelapkan dana dari putaran penggalangan dana senilai $10 juta. Bukannya dipakai untuk membangun ekosistem digital yang dijanjikan, uang investor justru berpindah haluan dan mengalir ke meja judi. Dana itu juga dipakai untuk memodali ambisi pribadi sang pendiri yang ingin merintis karir sebagai seorang DJ.
Kabar dakwaan ini dilaporkan oleh CoinDesk pada 6 Agustus 2026. Kasus yang menjerat Tarsha menambah panjang daftar skandal penipuan berprofil tinggi yang terus terjadi di ekosistem NFT.
Uang Investor untuk Bersenang-senang
Few and Far sebelumnya punya rekam jejak yang dikenal luas. Proyek ini dikenal aktif menggalang dana dan berhasil menarik perhatian penuh dari komunitas kripto. Banyak investor yang menaruh aset mereka karena percaya pada rencana pengembangan platform dan ekosistem NFT baru. Namun, dakwaan hukum yang dijatuhkan hari ini langsung memutarbalikkan semua citra positif proyek itu dan memperlihatkan realitas yang merugikan para penyokong dana.
Dana $10 juta yang tadinya diparkir khusus untuk membiayai pengembangan teknis proyek Few and Far disalahgunakan sepenuhnya. Tarsha dituduh memakai modal investor demi membiayai gaya hidup dan berbagai kepentingan pribadinya. Uang jutaan dolar itu terbukti tidak pernah dibelanjakan untuk membuat baris kode atau utilitas seni digital, melainkan ludes dipertaruhkan dalam aktivitas perjudian. Sisa dana lainnya dipakai untuk memuluskan jalan karir DJ sang pendiri yang tidak punya kaitan dengan peta jalan proyek.
Kenapa Transparansi Menjadi Harga Mati
Skandal Few and Far ini kembali memperlihatkan lubang dalam tata kelola proyek kripto yang berjalan tanpa pengawasan. Kasus penipuan ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku pasar tentang bahayanya menanamkan modal di proyek NFT yang menolak memberikan transparansi soal alur penggunaan dana kepada publik.
Bagi investor kripto, deretan janji pengembangan di dokumen penggalangan dana tidak ada artinya jika arus kas keluar masuk tidak diawasi. Saat uang segar sudah masuk ke dompet proyek tanpa mekanisme pelaporan yang terbuka, batas antara anggaran operasional dan rekening pribadi pendirinya menjadi kabur dan sulit dilacak.
📌 Baca JugaRarible Bawa Pasukan Dinosaurus ke Solana - Tapi Rencana Lawan Penguasa Pasar Masih Dirahasiakan
Kejatuhan Few and Far membuktikan bahwa status sebagai proyek yang aktif mencari dana di komunitas tidak otomatis menjamin integritasnya. Investor dituntut lebih kritis menuntut pelaporan keuangan yang transparan dari setiap pengembang proyek, sebelum modal investasi mereka mendadak pindah haluan ke meja kasino atau panggung musik.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




