Pesan minting palsu menyusup ke bridge lintas-rantai Cysic pada 17 Oktober 2026 pukul 12:31:38 UTC. Melalui celah pada alur pemrosesan pesan, penyerang mencetak 10 juta keping CYS pada jaringan BNB Smart Chain tanpa otorisasi protokol. Temuan Cysic Foundation mengungkap jalur masuk pelaku: penyerang menyusup ke database penopang bridge, kemudian mengirim instruksi pencetakan tiruan ke kontrak pintar.
Reaksi pembekuan dilakukan satu jam 16 menit pascatransaksi, tepat pukul 13:47:52 UTC. Tim pengembang memasukkan alamat penampung ke daftar hitam kontrak token. Langkah cepat ini menahan sekitar 2,8 juta CYS, setara 28% dari total token hasil manipulasi, agar tidak bisa dipindahkan dari dompet penerima.
Sebanyak 7,2 juta keping CYS lainnya sudah berpindah sebelum pemblokiran aktif. Cysic kini melacak alur perpindahan dompet serta kemungkinan pertukaran token di bursa terdesentralisasi guna menghitung nilai kerugian finansial aktual.
Berapa Kerugian Finansial yang Sebenarnya
Pencetakan 10 juta token baru tidak otomatis berarti kerugian bernilai dolar dalam jumlah yang sama. Nilai riil yang bisa didapat penyerang sepenuhnya bergantung pada ketersediaan likuiditas pasar. Jika kedalaman pasar tipis, aksi jual dalam volume besar akan langsung menekan harga ke bawah sebelum transaksi selesai dieksekusi.
Cysic menegaskan gangguan keamanan ini tidak merembet ke mainnet maupun sistem operasional lainnya. Saldo CYS milik pengguna dipastikan utuh, dan tidak ada aset lain yang dicuri dari dompet anggota komunitas. Keamanan dana nasabah yang tersimpan di jaringan utama tetap terjaga selama masa penanganan celah ini.
Bridge Disetop dan Auditor Dilibatkan
Token CYS sendiri berperan sebagai instrumen insentif ekosistem bagi para kontributor, penyedia daya komputasi, pengguna aktif, serta peserta pemungutan suara tata kelola jaringan. Menghadapi risiko yang belum tertutup penuh, tim memilih menghentikan sementara operasional bridge selama masa penyelidikan berlangsung.
Pihak yayasan menyewa firma keamanan eksternal untuk memeriksa celah arsitektur sistem dan menelusuri bagaimana penyerang memperoleh akses ke database. Cysic berencana membagikan laporan investigasi lengkap kepada publik begitu seluruh tahapan evaluasi teknis selesai.
๐ Baca JugaKerugian Kripto Tembus $1,18 Miliar di Q3 2026 - 77% Dana Raib dari Celah di Luar Kertas Audit
Bagi pelaku pasar kripto, insiden ini memperlihatkan kembali bahwa titik rawan jembatan lintas-rantai sering kali bukan berasal dari logika kontrak pintar di blockchain, melainkan dari keamanan server dan database pendukung di lapisan luar.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




