Pons, platform peluncuran memecoin di jaringan Robinhood Chain, konsisten mencetak pendapatan transaksi harian di atas pesaing utamanya Pump.fun setiap hari sejak 29 Agustus 2026. Angka tertingginya tercatat pada 31 Agustus saat platform di atas lapisan kedua Arbitrum ini membukukan biaya harian $4,89 juta, jauh meninggalkan kompetitornya di ekosistem Solana. Arus perdagangan ini mengangkat volume transaksi kumulatif Pons menembus level $4 miliar, sejalan dengan peluncuran lebih dari 10.000 token meme baru setiap harinya.
Insentif Uang Bagi Pembuat Token
Pusat daya tarik Pons ada pada rancangan pembagian pendapatan yang ditujukan bagi para pembuat token. Platform ini menerapkan potongan biaya tetap sebesar 1% untuk setiap perdagangan yang terjadi. Dari nominal potongan itu, 70% dikembalikan langsung kepada kreator koin, sementara 30% sisanya ditahan untuk kas protokol. Sampai saat ini, para perancang token di Pons sudah mengantongi pendapatan kumulatif lebih dari $25 juta dari skema bagi hasil ini.
Lonjakan minat pada platform berimbas langsung pada apresiasi nilai token aslinya, PONS. Harga koin ini naik dari titik $0,078 pada 24 Agustus menjadi $0,43 pada 1 September, mencatat kenaikan total 18.000% terhitung sejak Juli. Dengan kebijakan pembakaran pasokan yang sudah melenyapkan 29% token dari peredaran, PONS kini menyisakan 710 juta token dengan kapitalisasi pasar berada di sekitar $307 juta. Volume perdagangan harian token utilitas ini juga rutin melampaui batas $100 juta.
Pendapatan Jaringan Melesat Lewati Solana
Kepadatan aktivitas di dalam Pons ikut mengangkat posisi Robinhood Chain sebagai jaringan induk platformnya. Jaringan yang dibangun memakai teknologi Arbitrum Dedicated Blockchains dari Offchain Labs dan menjadikan ETH sebagai koin gas ini mencatat pertumbuhan pendapatan. Pada tanggal 2 September, Robinhood Chain membukukan pendapatan harian sebesar $4,01 juta. Sebagai pembanding pada hari yang sama, jaringan Solana hanya mencatat angka $78.000 - membuat perolehan Robinhood Chain 50 kali lipat lebih besar.
Apa yang Terjadi Setelah 29 September?
Tingginya volume perdagangan Pons sepanjang periode ini sepenuhnya ditopang oleh kebijakan Robinhood Chain yang menggratiskan biaya transaksi. Subsidi gas ini hanya akan berlaku hingga tanggal 29 September 2026. Tenggat waktu pencabutan subsidi itu menjadi garis penentu yang akan membuktikan apakah aktivitas para trader memecoin akan terus bertahan saat mereka diwajibkan menanggung biaya operasional sendiri.
Selain batas waktu subsidi, ujian lain datang dari peluncuran pools.trade oleh Uniswap Labs di Robinhood Chain pada 5 Agustus lalu yang mematok biaya lebih rendah dari Pons. Sebagai langkah lindung nilai atas persaingan langsung ini, pihak Uniswap Labs ikut memborong token PONS dan menyebut pembelian itu sebagai penyelarasan target jangka panjang. Di sisi lain, laju pertumbuhan Pons sudah membuat pesaing awalnya, Noxa, mundur dan berhenti menerima token baru sejak 11 Juli akibat kalah bersaing.
๐ Baca JugaBaru 2 Bulan, Robinhood Chain Cetak Pendapatan 50x Lipat Solana - Lewat Subsidi Gas 90 Hari
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Baru 2 Bulan, Robinhood Chain Cetak Pendapatan 50x Lipat Solana - Lewat Subsidi Gas 90 Hari
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




