Sebanyak 28,6 juta pengguna berdana di Robinhood dijadwalkan menerima akses ke stablecoin RLUSD pada akhir tahun ini. Kepastian itu menyusul pengumuman perluasan kemitraan antara Robinhood dan Ripple untuk menyalurkan aset dolar itu ke segmen ritel maupun institusional. Sebelum hadir di aplikasi utama, token ini telah aktif di jaringan Robinhood Chain serta bursa Bitstamp.
Namun penambahan koin di aplikasi ritel baru separuh dari kesepakatan kedua pihak.
Otomasi Kas dan Likuiditas Perusahaan
Di balik tampilan aplikasi, Robinhood mengadopsi perangkat lunak Ripple Treasury untuk kebutuhan operasional internal. Sistem ini menangani pengelolaan kas global, pemantauan likuiditas, pembayaran, peramalan perputaran arus kas, hingga netting utang antar-divisi di dalam perusahaan.
Pemanfaatan sistem kas itu berjalan seiring pertumbuhan ukuran pasar RLUSD. Sejak diluncurkan pada Desember 2024, kapitalisasi pasar token terbitan Ripple ini telah melampaui $2,5 miliar. Data DeFiLlama mencatat kapitalisasinya berada di angka $2,57 miliar, dengan porsi hampir $1 miliar beredar langsung di jaringan XRP Ledger.
Integrasi ke Bisnis Institusional Bitstamp
Bitstamp, bursa kripto yang diakuisisi Robinhood senilai $200 juta pada Juni 2025, menjadi pilar penting berikutnya dalam ekspansi ini. Bitstamp memperluas kerja sama dengan Ripple Prime untuk membuka fasilitas pembiayaan margin pada 20 aset digital, sekaligus menyiapkan peluncuran kontrak berjangka perpetual.
Robinhood juga akan menggunakan token RLUSD di jaringan XRP Ledger untuk penyelesaian transaksi institusional pada unit bisnis Bitstamp. Mekanisme ini menempatkan token dolar itu sebagai instrumen penyelesaian nilai antar-pelaku pasar institusi.
Izin Bank Perwalian dan Mitra Baru
Di New York, konferensi tahunan Ripple Swell 2026 menjadi tempat diumumkannya integrasi ini. Waktunya bertepatan dengan persetujuan dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC), regulator perbankan Amerika Serikat yang mengizinkan Ripple mendirikan bank perwalian nasional pengelola cadangan RLUSD.
Pada saat bersamaan, Ripple memperluas cakupan mitranya di pasar keuangan. BNY Mellon memperlebar kemitraan kustodi aset dengan Ripple, sementara platform modal kerja C2FO digandeng untuk memproses penyelesaian instan atau Instant Pay memakai RLUSD di jaringan XRP Ledger.
๐ Baca JugaRedotPay Siapkan IPO $5 Miliar Bareng Bank Wall Street - Di Tengah Tuntutan Binance $473 Juta
Bagi puluhan juta pemilik akun di Robinhood, RLUSD menambah opsi transaksi dolar digital saat fitur itu resmi digulirkan; bagi Ripple, kemitraan ini menghubungkan perangkat lunak mereka langsung ke sistem kas dan bisnis bursa milik pialang publik.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: RedotPay Siapkan IPO $5 Miliar Bareng Bank Wall Street - Di Tengah Tuntutan Binance $473 Juta
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




