Empat tahun perjalanan membangun infrastruktur lintas-jaringan usai sudah. Router Protocol akan menghentikan seluruh operasinya pada 30 September 2026. Bersamaan dengan penutupan layanan, mereka turut membakar 303.333.198 token ROUTE dari perbendaharaan protokol. Keping yang dimusnahkan itu mewakili lebih dari 30% batas maksimal suplai 1 miliar ROUTE.
Pasar langsung melepas token mereka seusai pengumuman keluar. Harga ROUTE jatuh sekitar 50% dalam 24 jam, membawanya ke kisaran $0,00006 menurut data CoinGecko. Tim Router menyebut penutupan proyek sebagai pilihan paling jujur dan bertanggung jawab untuk komunitas. Alasannya, tidak ada pembeli, operator pengganti, atau pihak komunitas yang bersedia mengambil alih operasional protokol.
Modal Lari ke AI dan Perang Harga
Biaya operasional menjadi hambatan terberat. Pendapatan dari biaya transaksi bridging gagal mengimbangi ongkos pemeliharaan sistem. Likuiditas di ekosistem Web3 juga cenderung stagnan selama dua tahun terakhir, berbarengan dengan berpindahnya aliran modal besar menuju proyek kecerdasan buatan (AI).
Ketatnya persaingan antar proyek interoperabilitas ikut memicu penurunan biaya bridging. Aktivitas pengguna justru menumpuk pada jaringan-jaringan dominan. Fakta ini menutup peluang Router Nitro, yang sebenarnya sudah merancang fasilitas transaksi antar 30 jaringan EVM dan non-EVM.
Para pengembang sempat mencoba mencari dana segar. Dalam setahun terakhir, tim menempuh jalur komersialisasi, menawarkan lisensi teknologi, hingga mencari pembeli untuk akuisisi penuh. Semua usaha itu gagal membuahkan kucuran modal yang cukup untuk menghidupi proyek.
Serangan Siber Berturut-turut
Masalah keuangan diperburuk oleh pertahanan yang rapuh. Pada Februari 2025, protokol mengalami eksploitasi di tingkat solver, meski tim penyelamat berhasil memulihkan sekitar 80% dana pengguna. Sayangnya, pertahanan lapisan jaringan utama kembali tertembus lima bulan kemudian di bulan Juli 2025, dan seluruh dana yang dicuri gagal diselamatkan.
Sektor infrastruktur bridge memang sasaran rutin peretas. Berdasarkan laporan risiko bridge bulan Agustus, akumulasi kerugian dari pencurian di berbagai proyek lintas-jaringan mencapai lebih dari $4 miliar terhitung sejak 2021.
๐ Baca Juga7 Bank AS Patungan $32,5 Juta Bangun Jaringan Ethereum - Tapi Porsi Terbesar Modal Kripto Mengalir ke Startup WhatsApp
Rangkaian kendala ini sebelumnya sudah memicu manuver perampingan dari komunitas. Pada September 2025, para anggota menyepakati pemungutan suara untuk mematikan Router Chain. Tujuannya demi mengalihkan sisa dana pada pengembangan Open Graph Architecture, namun pemusatan arah itu tetap berujung kebuntuan.
Hitung Mundur Papan Bursa
Menjelang tenggat 30 September, Router kini mengurus perpisahan dengan pasar terbuka. Tim berkoordinasi dengan pengelola bursa terpusat untuk menghapus pasangan perdagangan ROUTE. Batas akhir pencabutan token akan berbeda-beda mengikuti jadwal masing-masing platform bursa.
Tidak ada penyelamat bagi Router. Berakhirnya operasi protokol empat tahun ini membuktikan bahwa teknologi mutakhir tidak akan berumur panjang tanpa sokongan pendapatan dan minat pasar. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




