๐Ÿ“… Jumat, 4 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Dubai Rangkul Platform Tokenisasi Sokongan BlackRock - Tapi Kesepakatannya Belum Hasilkan Produk Nyata

Dubai Rangkul Platform Tokenisasi Sokongan BlackRock - Tapi Kesepakatannya Belum Hasilkan Produk Nyata

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Otoritas Pengatur Aset Virtual Dubai (VARA) dan platform Securitize menandatangani nota kesepahaman pada Kamis, 3 September 2026. Kerja sama yang menggandeng perusahaan di bawah dukungan manajer investasi BlackRock ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur aset digital dan memajukan sektor tokenisasi di kawasan Uni Emirat Arab.

Dua entitas mapan di industri keuangan sudah sepakat berkolaborasi, tapi publik belum akan menjumpai produk yang bisa dibeli bebas.

Kerangka Kerja Tanpa Target Rilis

Nota kesepahaman yang diteken berfungsi murni sebagai landasan kerja sama awal, bukan pengumuman spesifik tentang proyek investasi. Dokumen itu disusun guna menyokong berbagai inisiatif tokenisasi yang tunduk di bawah pengawasan aturan hukum yang berlaku. Pihak VARA berharap pedoman ini mendorong kehadiran pelaku institusional sekaligus memperkuat fondasi ekosistem aset digital di Dubai.

CEO Securitize Carlos Domingo menyambut kerja sama tersebut dengan menyebut Dubai sebagai salah satu yurisdiksi berpandangan jauh ke depan di tingkat dunia soal inovasi aset digital. Kota di Timur Tengah ini tercatat memberikan lisensi penyedia layanan aset virtual (VASP) ke-50 kepada perusahaan tokenisasi Tribe Tokenisation FZE pada awal Juli lalu.

Securitize memasuki perjanjian baru lewat statusnya sebagai platform tokenisasi terbesar sedunia lewat nilai kelolaan $4,9 miliar. Angka kelolaan menempatkan layanan investasi kripto mereka di atas kompetitor terdekatnya, Ondo Finance, yang menduduki peringkat kedua dengan nilai simpanan $3,5 miliar.

Lonjakan Partisipasi Pasar Ritel

Minat institusi pada produk keuangan berbasi rantai blok makin lazim terlihat di berbagai negara. Pengelola bursa London Stock Exchange di Inggris ikut merangkul anak usaha dari perusahaan induk Kraken untuk merintis infrastruktur perdagangan saham publik berbentuk token.

Kalkulasi data dari platform pelacak RWA.xyz mencatat angka kapitalisasi aset tokenisasi global merambat naik 2% menjadi $38,5 miliar pada 30 hari terakhir bulan berjalan. Jumlah dompet kripto penyimpan produk aset dunia nyata (RWA) meningkat tajam 103% menyentuh 3,2 juta pengguna di periode pencatatan yang sama.

HashKey Masuk Grup Tokenisasi DTCC Bersama JPMorgan - Asia Kini Duduk di Meja $114 Triliun๐Ÿ“Œ Baca JugaHashKey Masuk Grup Tokenisasi DTCC Bersama JPMorgan - Asia Kini Duduk di Meja $114 Triliun

Penambahan jumlah pengguna dalam hitungan jutaan pihak menunjukkan minat perdagangan ritel turut meramaikan dominasi korporat besar. Bagi penanam modal individu, komitmen penegakan aturan dari badan pengawas menepis kecemasan soal pencucian uang saat mereka membeli produk finansial yang dicetak ke dalam jaringan desentralisasi.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Telegram Tanam Dompet Kripto di Pengaturan 1 Miliar Ponsel - Volume GRAM Merespons dengan Lonjakan 137%


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share