📅 Jumat, 31 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Rugi $8,33 Miliar di Q2, Strategy Jual Bitcoin Demi Dividen - Pertama Sejak Mulai Akumulasi

Rugi $8,33 Miliar di Q2, Strategy Jual Bitcoin Demi Dividen - Pertama Sejak Mulai Akumulasi

📚 Istilah di Artikel Ini:

Angka kerugiannya baru saja dirilis: Strategy (MSTR) mencetak rugi operasional $8,33 miliar di kuartal kedua 2026. Hampir seluruh angka ini - tepatnya $8,32 miliar - berasal dari penurunan nilai Bitcoin yang belum direalisasikan.

Kondisi ini merupakan imbas langsung dari tren harga Bitcoin yang melemah. Aset kripto terbesar itu turun 27% sepanjang tahun, meluncur turun dari kisaran $88.400 pada penutupan 2025 menjadi $64.700 saat laporan keuangan dipublikasikan. Situasi ini berbalik arah dari capaian setahun sebelumnya, saat Strategy masih membukukan keuntungan belum terealisasi sebesar $14,05 miliar.

Portofolio mereka kini masuk zona merah. MSTR tercatat memegang 843.775 BTC per tanggal 26 Juli 2026. Nilai pasar kepingan itu mencapai $54,77 miliar, berada di bawah ongkos beli awal mereka yang menelan $63,69 miliar - meninggalkan selisih rugi $8,92 miliar di atas kertas. Untuk membawa portofolio ini kembali balik modal, harga Bitcoin di pasar harus naik kembali hingga level $75.476.

Pertama Kalinya Menjual Bitcoin

Di balik angka rugi kuartalan, terdapat satu keputusan yang mendobrak tradisi mereka. Perusahaan menjual Bitcoin senilai sekitar $218,4 juta lewat program BTC Monetization. Dana segar ini dialokasikan khusus untuk mendanai dividen saham preferensial. Ini menjadi momen langka, karena menandai pertama kalinya Strategy melepas sebagian Bitcoin mereka sejak kebijakan akumulasi dimulai.

Penjualan ini menambah bantalan uang tunai perusahaan. CFO Andrew Kang merinci posisi kas dolar AS perusahaan kini berada di angka $3,75 miliar. Menurut perhitungannya, dana kas ini cukup untuk menutupi kewajiban dividen preferensial mereka hingga lebih dari 2,1 tahun ke depan. Di sisi neraca, perusahaan memangkas utang konversi 18% menjadi $6,71 miliar dengan jalan membeli kembali surat utang senilai $1,5 miliar menggunakan harga diskon.

Meski nilai pasarnya susut, jumlah kepemilikan Bitcoin mereka tetap bertambah. Angka 843.775 keping BTC itu mencerminkan kenaikan saldo 25% dibandingkan awal tahun. Manajemen juga melaporkan metrik Bitcoin yield internal 4,5%. Metrik ini merupakan angka ukur internal perusahaan untuk melihat perubahan rasio BTC per lembar saham dilusian, bukan imbal hasil investasi seperti pada umumnya.

Hyperscale Data Jual 100 Bitcoin Demi Kampus AI - Incar Kontrak $3 Miliar Tanpa Kosongkan Kas📌 Baca JugaHyperscale Data Jual 100 Bitcoin Demi Kampus AI - Incar Kontrak $3 Miliar Tanpa Kosongkan Kas

Reaksi Pasar dan Bisnis Kredit

Pasar saham merespons laporan rugi ini dengan tenang. Saham MSTR nyaris tidak bergerak pada sesi perdagangan after-hours, menunjukkan para investor sudah mengantisipasi risiko penurunan portofolio ini sejak jauh hari.

Di sisi operasional, CEO Michael Saylor tetap melanjutkan agenda ekspansi. Perusahaan tengah fokus membangun layanan kredit digital baru, terlepas dari kondisi sentimen pasar Bitcoin yang sedang merosot.

Bagi para pengamat perusahaan, laporan kuartal ini memberi satu realitas baru. Strategy membuktikan bahwa mereka sanggup bertahan di tengah penurunan nilai aset bernominal besar, tapi saat tagihan dividen jatuh tempo, sebagian simpanan kripto itu tetap harus dicairkan. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share