๐Ÿ“… Selasa, 22 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Volatilitas Bitcoin Anjlok ke Level 35-40 - Holder Besar Kini Pakai ETF IBIT Buat Jaminan KPR

Volatilitas Bitcoin Anjlok ke Level 35-40 - Holder Besar Kini Pakai ETF IBIT Buat Jaminan KPR

Volatilitas Bitcoin menyusut tajam ke kisaran 35-40 dari sebelumnya bertengger di angka 80. Kepala ETF Ekuitas AS BlackRock, Jay Jacobs, mengungkap rincian data volatilitas itu dalam wawancara podcast Pomp pada 17 September 2026.

Penurunan ayunan harga itu didorong oleh gabungan banyak faktor sekaligus. Kehadiran ETF, instrumen opsi, likuiditas pasar yang lebih tebal, dan meluasnya basis pemegang jangka panjang membuat pergerakan harga aset ini semakin stabil. Jacobs mencatat penyusutan volatilitas bukan hasil dari satu faktor tunggal, melainkan akumulasi pendewasaan pasar kripto.

Tapi stabilitas harga itu melahirkan fungsi baru - aset agunan perbankan.

Bukan Sekadar Titipan Institusi

Pemegang Bitcoin skala besar mulai memindahkan koin mereka ke dalam struktur ETF IBIT. Menurut temuan Jacobs, manuver itu bukan semata-mata mencari layanan kustodian berstandar institusi. Para pemilik modal membidik utilitas lain: mereka memakai posisi ETF itu sebagai jaminan di pasar pinjaman dan derivatif konvensional.

Lewat struktur ETF, porsi kekayaan yang terikat di Bitcoin bisa langsung diagunkan. Investor mendapat fasilitas untuk mengambil pinjaman tunai guna membeli rumah, kendaraan, atau aset properti tanpa harus melikuidasi koin mereka. Kebutuhan dana segar untuk aset nyata terpenuhi, sementara kepemilikan Bitcoin tetap terjaga utuh.

JPMorgan sudah bergerak merespons tren pembiayaan hibrida ini. Bank global itu kini menerima Bitcoin sebagai kolateral, memperluas kerangka pinjaman aman mereka dengan aset digital setelah sebelumnya sekadar memproses ETF terkait kripto.

Siapa yang Menentukan Syaratnya?

Meski jalur jaminan tersedia, BlackRock menegaskan IBIT tidak turun tangan menerbitkan kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit kendaraan. Manajer aset itu juga tidak menjamin semua investor otomatis bisa mencairkan uang bermodal saham IBIT.

Keputusan akhir mutlak berada di tangan bank, broker, atau lembaga pemberi pinjaman tradisional. Pihak kreditur itulah yang berwenang menilai apakah saham ETF bisa diterima sebagai agunan, lengkap dengan penentuan syarat dan bunganya. BlackRock hanya menyiapkan produk investasi standarnya, sedangkan eksekusi kredit bergantung murni pada kebijakan bank terkait.

Bitcoin Tembus $86.000 Usai Sapu $750 Juta Posisi Short - Masalahnya $2 Miliar Utang Baru Langsung Menumpuk๐Ÿ“Œ Baca JugaBitcoin Tembus $86.000 Usai Sapu $750 Juta Posisi Short - Masalahnya $2 Miliar Utang Baru Langsung Menumpuk

Lapisan Tambahan Pelindung Portofolio

BlackRock sendiri terus memperbanyak lini produk Bitcoin dan Ethereum mereka untuk merespons permintaan pasar. Peluncuran opsi pada ETF Bitcoin melengkapi infrastruktur pasar ini, memberi investor instrumen tambahan untuk melakukan hedging risiko atau sekadar mencetak pendapatan.

Bagi pemegang koin jangka panjang, pertautan ekosistem kripto dan perbankan ini menyajikan jalan keluar praktis. Kebutuhan belanja aset fisik kini bisa dipenuhi lewat meja kredit konvensional menggunakan jaminan ETF, menyisakan posisi kripto utama tetap utuh untuk menikmati potensi kenaikan nilainya di masa depan.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?

Baca juga: Surat Kematian Bitcoin dari Jason Calacanis - Saylor Balas Lewat Angka $1,6 Triliun


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share