๐Ÿ“… Minggu, 16 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Rusia Larang Mining Bitcoin di Moskow Hingga 2032 - Padahal Mereka Pemasok 16% Hashrate Global

Rusia Larang Mining Bitcoin di Moskow Hingga 2032 - Padahal Mereka Pemasok 16% Hashrate Global

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Pemerintah Rusia resmi melarang seluruh aktivitas crypto mining di kota Moskow, wilayah sekitarnya, hingga sebagian kawasan Kursk dengan masa berlaku yang panjang hingga 31 Desember 2032.

Aturan ini disahkan lewat dekret pemerintah No. 936. Dekret ini diteken pada 25 Juli dan baru diumumkan ke publik pada 31 Juli 2026. Larangannya tidak berhenti pada wujud fisik mesin penambang saja, melainkan ikut mengharamkan keterlibatan penambang dalam jaringan mining pool kripto.

Dampak kebijakan ini menghantam bagian pasar yang besar. Pada kuartal pertama 2026, Rusia menyumbang kekuatan komputasi sekitar 175 exahash per detik ke jaringan Bitcoin. Angka itu menguasai 16,4% dari total hashrate global, menempatkan Rusia di peringkat kedua dunia tepat di bawah Amerika Serikat.

Mengalah Demi Menjaga Listrik Tetap Menyala

Keputusan memadamkan rig mining di ibu kota didorong oleh urusan infrastruktur dasar. Kementerian Energi Rusia menyebut larangan ini sebagai langkah wajib untuk menekan risiko defisit pasokan listrik.

Operasi penambangan kripto tercatat menyedot beban sekitar 1 gigawatt dari sistem kelistrikan wilayah Moskow saat ini. Jika dibiarkan beroperasi tanpa rem, kapasitas pusat data di kawasan itu diproyeksikan membengkak hingga 3,6 gigawatt. Angka itu setara dengan 17% dari perkiraan beban puncak wilayah Moskow pada 2032 - sebuah skenario yang membebani otoritas energi setempat.

Langkah mencabut colokan listrik penambang ini bukan hal baru. Sebelumnya, pemerintah Rusia sudah lebih dulu memberlakukan pembatasan operasi penambangan kripto di 10 wilayah lain hingga Maret 2031 karena alasan lonjakan permintaan daya serupa.

Meski Rusia baru saja melegalkan praktik penambangan kripto terdaftar pada 2024, mereka tidak segan menindak tegas wilayah yang rentan krisis energi. Area selatan Irkutsk serta sebagian besar Buryatia dan Zabaykalsky Krai sudah lebih dulu dijatuhi larangan operasi demi menjaga stabilitas jaringan listrik publik.

Mesin Boleh Mati, Transaksi Harus Jalan

Walau ruang gerak penambang di dalam negeri makin sempit, Rusia sama sekali tidak membuang aset kripto. Sejak rentetan sanksi Barat memutus mereka dari sistem keuangan internasional, banyak perusahaan Rusia menggunakan Bitcoin hasil penambangan untuk melancarkan pembayaran lintas batas.

Bank $7 Triliun UBS Kerek Opsi Beli IBIT 24 Kali Lipat - Tapi Ini Belum Tentu Posisi Spekulasi Searah๐Ÿ“Œ Baca JugaBank $7 Triliun UBS Kerek Opsi Beli IBIT 24 Kali Lipat - Tapi Ini Belum Tentu Posisi Spekulasi Searah

Mekanisme pembayaran alternatif ini mendapat pelindungan dari negara. Undang-undang baru yang disahkan pada Juli 2026 memuat aturan pengecualian khusus yang memastikan kripto tetap bisa dipakai untuk menyelesaikan transaksi perdagangan luar negeri.

Industri penambangan Rusia punya rekam jejak panjang berhadapan dengan larangan. Pada 2022 silam, Departemen Keuangan AS turun tangan langsung menjatuhkan sanksi kepada BitRiver, salah satu operator pusat data kripto Rusia, beserta 10 anak perusahaannya.

Kini penghentian operasi justru datang dari kementerian negara mereka sendiri. Saat aliran listrik ke mesin-mesin di Moskow diputus, penambang dipaksa mencari tempat baru agar jalur sirkulasi pembayaran internasional tidak ikut berhenti.

Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share