Bank terbesar Rusia, Sberbank, bersiap membangun infrastruktur trading kripto dan meluncurkan depository digital sebelum 1 Desember 2026. Langkah ini diambil persis setelah Federation Council menyetujui undang-undang baru yang meregulasi seluruh kegiatan perdagangan kripto melalui broker, bursa, manajer aset, hingga depository berlisensi di negara itu.
Sistem depository baru yang dibangun Sberbank akan mencatat seluruh kepemilikan kripto klien, sekaligus memproses sebagian besar transaksi mereka di luar jaringan blockchain aslinya. Untuk mendukung layanan itu, Sberbank juga mengoperasikan wallet aktif yang melayani urusan deposit, penarikan, dan transfer atas perintah klien.
Batas Likuiditas Triliunan Rubel
Aturan baru pemerintah Rusia ini mulai berlaku pada 1 September 2026, sedangkan kewajiban transaksi melalui perantara berlisensi menyusul pada Juli 2027. Namun, jalan masuk bursa publik tidak dibuka lebar untuk semua koin. Bank of Russia membatasi trading terbuka hanya untuk kripto yang lolos syarat likuiditas ketat: mencetak rata-rata kapitalisasi pasar di atas 5 triliun rubel atau setara $64 miliar, serta membukukan volume perdagangan harian menembus 1 triliun rubel atau sekitar $12,8 miliar berturut-turut selama dua tahun.
Batas likuiditas ini otomatis mencoret mayoritas aset kripto kecil dari pasar publik. Akses investor ritel biasa juga dibatasi, dengan plafon transaksi maksimal 300.000 rubel per perantara dalam waktu setahun. Opsi untuk masuk ke daftar aset yang lebih luas hanya diberikan khusus bagi kelompok investor berkualifikasi. Di tengah pelonggaran keran investasi ini, otoritas Rusia tetap mempertahankan satu larangan awal mereka: pembayaran barang dan jasa menggunakan kripto di dalam wilayah Rusia tidak diizinkan.
Pola Integrasi yang Berkelanjutan
Langkah Rusia mengintegrasikan kripto ke sistem keuangan reguler berjalan konstan semenjak undang-undang tahun 2024 resmi melegalkan aktivitas penambangan di negara itu. Bagi Sberbank, pembangunan infrastruktur akhir tahun ini adalah kelanjutan dari rangkaian produk kripto yang sudah mereka susun. Bank ini sudah menawarkan obligasi terstruktur terkait Bitcoin kepada para investor berkualifikasi mereka sejak tahun lalu.
📌 Baca JugaSberbank Siapkan Infrastruktur Trading Kripto - Tapi Syarat Likuiditas $64 Miliar Rusia Mencoret Koin Kecil
Pada bulan Desember lalu, Sberbank merampungkan proyek percontohan untuk fasilitas peminjaman berbasis Bitcoin bersama perusahaan penambang Intelion Data. Pembangunan bursa kripto dan depository digital menjelang tutup tahun 2026 ini mempertegas posisi baru institusi perbankan Rusia. Mereka memosisikan aset digital sebagai bagian dari operasi perbankan inti, selama semua arus aset berada dalam jangkauan radar otoritas pengawas.
Dilansir dari CoinDesk.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




