Jaringan Liquid kembali memproduksi blok pada hari Kamis, meski operasionalnya berjalan sepenuhnya tanpa transaksi pengguna. Tahap pemulihan awal datang setelah eksploitasi menguras sekitar 3.996 BTC - senilai $320 juta - dari cadangan utama mereka.
Jalur eksploitasi berawal dari celah verifikasi di dalam software Elements. Aktor serangan memanfaatkan celah itu untuk mencetak token L-BTC tanpa jaminan aset Bitcoin nyata di baliknya. Aset tanpa nilai itu kemudian dipakai untuk menarik 3.996 BTC riil melalui layanan peg-out SideSwap. Dompet federasi Liquid yang awalnya memegang 4.205 BTC anjlok tajam dan menyisakan 202 BTC. Penarikan tunggal itu menguras sekitar 95% total cadangan dana jaringan dalam waktu singkat.
Pembaruan Kode dan Transaksi Beku
Tim pengembang merilis pembaruan darurat Elements v23.3.4 tak lama usai insiden. Tambalan teknis ini mengubah cara kerja cache key dalam proses validasi bukti rentang (range proof). Perubahan koding bertujuan memastikan agar hasil verifikasi valid tidak bisa dipakai berulang untuk dieksekusi pada konteks transaksi yang berbeda.
Pembaruan software membuat node fungsionaris bisa beroperasi lagi memproduksi blok, namun lalu lintas aset pengguna masih ditahan. Seluruh opsi keluar masuk - meliputi peg-in, peg-out, hingga fitur Peg-out Authorization Keys (PAK) - tetap dinonaktifkan. Proses transfer L-BTC reguler antar dompet juga dibekukan penuh.
Pihak pengembang menyatakan penahanan transaksi wajib diterapkan demi menjamin stabilisasi jaringan sebelum sisa layanan mulai dibuka. Sampai saat ini, belum ada jadwal pasti kapan operasional dan jembatan ke jaringan utama Bitcoin akan kembali normal sepenuhnya.
Pesan Pelaku dan Penjelasan SideSwap
Aktor di balik penarikan masif meninggalkan pesan yang tertempel pada baris transaksi Bitcoin. Pesan itu mencantumkan klaim bahwa mereka beraksi sebagai kelompok peretas topi putih (white-hat hackers). Tim Liquid merespons klaim tertulis itu dengan menyebut pelaku sekadar entitas yang “mengaku” sebagai topi putih.
๐ Baca JugaSerangan Siber Tembus VPN Pemerintah Jepang - 246 Ribu Data Pegawai Bocor
SideSwap selaku layanan fasilitator membagikan ringkasan dari sisi internal penyedia. Layanan peg-out mereka memproses kiriman 4.000 L-BTC dari pihak pengguna layaknya aktivitas transaksi normal, tanpa menyadari celah dari jaringan utama Liquid. Pihak SideSwap mengonfirmasi kunci otorisasi sistem mereka aman dari akses luar dan tidak pernah diretas maupun dikompromikan.
Infrastruktur Liquid perlahan diaktifkan ulang sesudah kehilangan dana $320 juta. Walau blok kembali dicetak, pengguna masih harus menunggu perbaikan lanjutan sampai sistem terhubung kembali dengan Bitcoin secara aman.
Dilansir dari crypto.news.
Sebelumnya: Blockstream Tawar-Menawar Demi Sisa 600 BTC - Tapi Bos Ledger Menyebutnya Pemerasan
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




