Perusahaan publik yang melantai di bursa Nasdaq, SharpLink, mengumumkan rencana mempertaruhkan $200 juta Ethereum mereka melalui protokol Lido pada 13 Agustus. Langkah ini akan mengubah tumpukan aset itu menjadi token wstETH (wrapped staked ETH), sebuah standar ERC-20 yang mewakili porsi kepemilikan ETH di dalam kolam staking Lido. Berbeda dengan stETH biasa yang saldonya bertambah seiring masuknya hadiah, nilai wstETH meningkat melalui perubahan rasio tukarnya terhadap stETH.
Yang membuat alokasi ini menonjol bukan cuma nominalnya, melainkan ke mana token itu bermuara.
Bukan Sekadar Titip di Anchorage Digital
Seluruh token wstETH hasil staking ini akan dikustodikan di bawah pengawasan Anchorage Digital Bank, sebuah bank perwalian nasional yang telah mengantongi izin operasional dari OCC. Anchorage Digital sendiri sudah membangun jalur integrasi langsung dengan protokol Lido sejak Juli, membuat pemindahan dan penyimpanan aset institusional skala besar berjalan mulus. CEO SharpLink Joseph Chalom menyebut alokasi ke Lido ini akan membuat timbunan Ethereum mereka jauh lebih produktif, sekaligus membuka pintu ke berbagai integrasi DeFi yang menerima wstETH.
Lido saat ini mendominasi pasar dengan mengunci sekitar $16,5 miliar ETH, terhubung ke lebih dari 100 protokol, dan menyuplai sekitar $10 miliar aset sebagai jaminan dalam ekosistem DeFi. Dengan SharpLink memegang 888.938 ETH per 3 Agustus, staking memang telah menjadi urat nadi pendapatan mereka. Praktik ini menyumbang $11,2 juta dari total $11,5 juta pendapatan yang mereka cetak pada kuartal kedua.
Jalan Keluar dari Rapor Merah Kuartal Kedua
Di balik strategi ekspansi ini, SharpLink sedang bergelut dengan masalah di laporan keuangannya. Pada kuartal kedua 2026, perusahaan mencatat rugi bersih hingga $394,3 juta. Angka ini mencakup penurunan nilai aset sebesar $76,1 juta atas kepemilikan token liquid staking mereka yang lain, yakni LsETH dan weETH. Tekanan bertambah setelah nama SharpLink masuk ke dalam daftar simulasi penghapusan indeks MSCI lewat proposal metodologi baru yang merujuk pada data Mei 2026.
Pasar saham merespons positif langkah restrukturisasi portofolio ini. Saham SHARPLINK ditutup naik 2,27% ke level $6,32 pada perdagangan 13 Agustus usai pengumuman rilis. Dari sisi pengawasan, langkah mereka bersandar pada panduan staf Divisi Keuangan Korporasi SEC pada Agustus 2025 yang menyatakan beberapa model liquid staking tertentu tidak tergolong sebagai transaksi sekuritas, meski panduan ini belum menjadi aturan formal.
๐ Baca JugaEthereum Batal Pakai Poseidon untuk Sistem Anti-Kuantum - Ironinya Inovasi SNARK yang Menyingkirkannya
Bagi pemegang saham ritel maupun institusi, situasinya menjadi jelas: SharpLink bersandar penuh pada mesin protokol DeFi untuk menyelamatkan neraca perusahaan.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




