๐Ÿ“… Rabu, 9 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Stablecoin Dirham UEA Masuk Kasir Marks & Spencer dan LuLu - Begini Cara Bayarnya Tanpa Perlu Mesin Baru

Stablecoin Dirham UEA Masuk Kasir Marks & Spencer dan LuLu - Begini Cara Bayarnya Tanpa Perlu Mesin Baru

Pembayaran kripto untuk kebutuhan sehari-hari mulai tersedia di pusat perbelanjaan fisik di Uni Emirat Arab. Mulai 9 September 2026, pelanggan gerai Marks & Spencer di Dubai Festival City dan LuLu Hypermarket di Khalidiyah Mall, Abu Dhabi, bisa membayar tagihan belanja menggunakan stablecoin DDSC. Token bernilai stabil itu dipatok 1:1 terhadap mata uang dirham UAE.

Inisiatif peluncuran menggandeng penyedia infrastruktur pembayaran Network International. DDSC bukan sekadar token biasa - ia memegang lisensi resmi dari Bank Sentral UAE di bawah regulasi Payment Token Services dengan cadangan jaminan dalam aset terpisah. Proyek stablecoin lahir dari kolaborasi antara International Holding Company, First Abu Dhabi Bank, dan Sirius International Holding.

Bagaimana Cara Kerjanya di Kasir?

Mesin kasir lama tetap bisa dipertahankan. Pelanggan hanya perlu membuka dompet digital yang didukung lalu memindai kode QR yang muncul pada terminal point-of-sale (POS) standar di meja pembayaran. Setelah transaksi dikonfirmasi melalui jaringan, pihak toko memiliki pilihan fleksibel. Mereka bisa menerima penyelesaian akhir dalam bentuk token DDSC atau langsung ditukar menjadi uang fiat dirham sesuai dengan kesepakatan masing-masing.

Jaringan merchant yang terlibat mengisyaratkan ruang adopsi yang luas. Al-Futtaim Group selaku pemegang lisensi Marks & Spencer memproses puluhan juta pembayaran pelanggan setiap tahun melintasi lebih dari 200 merek. Network International juga melayani lebih dari 240.000 merchant dan 250 institusi keuangan di lebih dari 50 negara. Evaluasi dari tahap uji coba pertama akan menentukan rencana perluasan opsi pembayaran DDSC ke seluruh jaringan merchant di Uni Emirat Arab.

Infrastruktur di Balik Layar

Token DDSC beroperasi di atas ADI Chain, sebuah solusi Layer 2 institusional yang diluncurkan ke mainnet pada Desember 2025. Fokus utama jaringan adalah memfasilitasi pergerakan stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Rilis publik DDSC baru dilakukan pada Februari 2026 setelah mendapat izin tertulis dari Bank Sentral UAE untuk fungsi pembayaran harian, penyelesaian transaksi korporat, hingga operasi treasury.

Ripple Boyong Matt Damon ke Panggung Utama Swell 2026 - Tiket Dihargai $1.200 Saat Dua Acara Terbesar XRP Dilebur๐Ÿ“Œ Baca JugaRipple Boyong Matt Damon ke Panggung Utama Swell 2026 - Tiket Dihargai $1.200 Saat Dua Acara Terbesar XRP Dilebur

Platform Layer 2 ADI Chain juga menjangkau sektor selain ritel. Pada Agustus 2026, entitas bernama Shipfinex menggunakan ADI Chain untuk menjalankan program tokenisasi kapal komersial senilai $500 juta. Masuknya token DDSC ke kasir supermarket kini menguji kesiapan infrastruktur blockchain penopangnya untuk menangani transaksi harian konsumen akhir.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share