Block Inc, perusahaan di balik Square dan Cash App, resmi mengajukan permohonan lisensi bank perwalian nasional ke Office of the Comptroller of the Currency (OCC) Amerika Serikat. Entitas baru bernama Builders Bank & Trust itu akan bermarkas di Sioux Falls, South Dakota, dan beroperasi sepenuhnya tanpa kantor cabang fisik.
Builders Bank dirancang sebagai institusi non-depository yang menolak menerima simpanan uang nasabah maupun menyalurkan pinjaman. Fokus operasional mereka diletakkan murni pada layanan penyimpanan aset digital, eksekusi order jual-beli Bitcoin, serta penyelesaian transaksi stablecoin. Keputusan menyediakan penyelesaian stablecoin membawa fakta menarik, mengingat Jack Dorsey pernah menyatakan tak begitu menyukai instrumen itu dan lebih memilih membangun produk langsung di atas jaringan Bitcoin.
Selama delapan tahun terakhir, Block mengurus operasional kriptonya menggunakan lebih dari 50 lisensi pengiriman uang dan mata uang virtual di tingkat negara bagian. Volume transaksi yang mereka jalankan membuktikan perlunya izin terpusat: aplikasi Cash App memproses transaksi Bitcoin senilai $10,7 miliar sepanjang tahun 2025, dan melayani dua juta pengguna kripto aktif bulanan pada kuartal kedua 2026. Lisensi federal menjanjikan jalur pintas untuk mengganti kerumitan puluhan aturan lokal dengan satu regulasi payung.
Bukan Dipimpin Sang Pendiri
Meski identik dengan figur Jack Dorsey, namanya tak tercantum pada daftar direktur maupun eksekutif di dalam dokumen permohonan. Kursi ketua sekaligus CEO Builders Bank diserahkan kepada Lee Woolley, mantan pimpinan eksekutif di institusi perbankan seperti Northern Trust dan BNY Mellon. Keterlibatan Dorsey di dokumen pendaftaran bank murni sebatas penyandang status salah satu pendiri Block.
Antrean Pelamar dan Oposisi Senat
Langkah Block menambah panjang barisan perusahaan yang memburu restu OCC. Regulator perbankan AS itu sudah memberikan persetujuan bersyarat untuk lima lisensi perwalian kripto pada Desember lalu kepada Circle, Ripple, BitGo, Fidelity Digital Assets, dan Paxos. Tiga izin tambahan lantas turun pada bulan Februari untuk Crypto.com dan Bridge milik Stripe, disusul lampu hijau tahap awal bagi Coinbase pada bulan April.
๐ Baca JugaKalshi Bawa Izin CFTC Lawan Aturan Judi Lokal - Tapi Pengadilan Buka Pintu Pidana di Utah
Pintu OCC tentu tidak meloloskan semua pelamar. Permohonan dari Wise National Trust baru saja mendapat penolakan resmi pada bulan Juli 2026. Di waktu yang sama, dokumen dari Morgan Stanley, Payoneer, Zerohash, Kraken, hingga World Liberty Financial yang terafiliasi dengan Donald Trump masih tertahan pada daftar tunggu.
Hambatan lain datang dari ruang legislatif. Senator Elizabeth Warren terus melempar argumen bahwa OCC sama sekali tak punya wewenang hukum membagikan lisensi perwalian kepada perusahaan yang enggan menjalankan pekerjaan fidusia berformat tradisional. Dengan jumlah pelamar yang makin membeludak, upaya mengubah izin di atas kertas menjadi bank perwalian sungguhan dipastikan tak akan usai dalam waktu dekat. Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Investor UK Akali Aturan Pakai VPN - Kini FCA Inggris Pertimbangkan Cabut Larangan Pasar Prediksi
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




